Banding Ditolak, Real Madrid Kehilangan Tiga Pemain Jelang Laga Penting

Komite Disiplin RFEF putuskan skorsing, Real Madrid kehilangan tiga pemain sekaligus.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid kembali mendapat pukulan setelah kekalahan yang menyakitkan. Selain tumbang di kandang sendiri, Los Blancos juga harus menerima kabar buruk terkait sanksi disipliner untuk beberapa pemainnya.

Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memastikan tiga pemain Real Madrid menerima hukuman skorsing setelah pertandingan melawan Getafe, Selasa (4-3-2026) dini hari WIB.

Laga tersebut berakhir pahit bagi Madrid setelah mereka kalah 0-1 dari tim asuhan Jose Bordalas. Ketegangan memuncak di menit-menit akhir ketika Franco Mastantuono diganjar kartu merah langsung karena memprotes keputusan wasit di lapangan, Alejandro Muniz Ruiz.

Dalam laporan pertandingan, Mastantuono disebut melontarkan kalimat bernada keras kepada sang wasit. Ia mengatakan, "what a disgrace, what a f***ing disgrace" setelah sebuah keputusan dinilai merugikan Madrid pada fase akhir laga.

Ucapan itu menjadi dasar hukuman, dan Komite Disiplin RFEF pada rapat Rabu waktu setempat memutuskan memberikan larangan bermain selama dua pertandingan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Huijsen dan Carreras Juga Diskors

Pihak Madrid sempat mengajukan banding atas kartu merah Mastantuono. Namun, permohonan tersebut ditolak sehingga gelandang muda itu dipastikan absen dalam dua laga La Liga berikutnya, yakni melawan RC Celta de Vigo dan Elche.

Pertandingan pertama melawan Celta juga akan berlangsung tanpa dua bek Madrid, yakni Dean Huijsen dan Alvaro Carreras.

Keduanya menerima kartu kuning kelima musim ini dari Muniz Ruiz dalam laga kontra Getafe, yang otomatis membuat mereka terkena skorsing satu pertandingan. Komite Disiplin mengonfirmasi hukuman tersebut pada rapat yang sama.

Madrid juga sempat mencoba menggugat kartu kuning yang diterima Aurelien Tchouameni pada menit ke-71. Saat itu gelandang asal Prancis tersebut dihukum karena dianggap melanggar Mauro Arambarri. Namun, seperti halnya kasus Mastantuono, banding itu juga ditolak.

Keputusan tersebut menutup proses yang cukup membuat frustrasi bagi jajaran pejabat klub.

Jadwal Padat Menanti

Madrid kini harus segera bangkit karena jadwal berat sudah menunggu. Mereka akan bertandang ke markas Celta pada Sabtu (7-3-2026) dini hari WIB, sebelum menjamu Elche di kandang, Minggu (15-3-2026) dini hari WIB.

Di antara dua pertandingan liga itu, Madrid juga harus menjalani laga babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.

Secara realistis, tim asuhan Alvaro Arbeloa tidak boleh terpeleset dalam dua laga La Liga tersebut jika ingin terus menjaga jarak dengan Barcelona dalam perburuan gelar musim ini.

 

Sumber: Football Espana

Video Populer

Foto Populer