Arbeloa Puji Mental Real Madrid dan Soroti Pentingnya Akademi setelah Kemenangan Dramatis atas Celta

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, bicara panjang lebar usai kemenangan dramatis timnya atas Celta Vigo.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tampak jauh lebih santai pada Jumat malam atau Sabtu (7-3-2026) dini hari WIB dibanding sehari sebelumnya. Timnya baru saja meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Celta Vigo berkat gol Federico Valverde di masa tambahan waktu.

Gol tersebut menjaga peluang Real Madrid tetap hidup dalam persaingan gelar La Liga. Kemenangan itu juga memangkas selisih poin dengan Barcelona menjadi hanya satu angka. Tanpa gol Valverde di penghujung laga, jarak tersebut berpotensi melebar hingga enam poin.

Pertandingan berlangsung dengan alur yang cukup unik. Babak pertama berjalan terbuka, tetapi pada babak kedua Madrid tampil lebih terkontrol, meski tidak banyak menciptakan peluang bersih.

Ketika ditanya mengenai rencana permainan timnya, Arbeloa memberikan jawaban singkat.

"Untuk memenangkan pertandingan, itulah tujuan Real Madrid bermain. Itu yang kami inginkan dan itulah target kami hari ini," katanya sambil tersenyum.

Ia juga menilai kemenangan tersebut terasa spesial karena datang di tengah banyaknya kendala yang dihadapi tim.

"Tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakan 124 tahun sejarah klub terbaik di dunia selain seperti ini. Beginilah cara Real Madrid melakukannya: berjuang melawan segala hal dan siapa pun," kata Arbeloa kepada RMTV seperti dikutip Diario AS.

"Kami datang ke pertandingan ini dengan banyak kesulitan dan banyak pemain absen. Saya pikir kemenangan ini layak dirayakan karena bagaimana jalannya pertandingan dan bagaimana para pemain berjuang," imbuhnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berjuang sampai Akhir

Arbeloa berharap kemenangan di menit akhir itu bisa menjadi titik balik bagi timnya. Ia menilai para pemain menunjukkan karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi situasi sulit.

"Mudah-mudahan begitu. Bagi saya ini kemenangan yang sangat penting, karena memengaruhi cara kami menghadapi pertandingan hari Rabu nanti. Ini juga menunjukkan seperti apa permainan yang ingin kami tampilkan," ujarnya.

"Inilah Real Madrid: berjuang sampai akhir, terus bertarung. Karakter. Semoga ini menjadi titik balik dan setelah ini segalanya berjalan jauh lebih baik.”

Ia juga mengingatkan bahwa musim masih panjang.

"Masih ada 33 poin yang diperebutkan. Pada tahap ini rasanya seperti musim bahkan belum benar-benar dimulai. Sekarang semua tim memiliki banyak kepentingan dan setiap pertandingan adalah pertempuran," ulasnya.

Menurut Arbeloa, performa timnya cukup mengesankan mengingat kekuatan lawan serta banyaknya pemain yang absen karena cedera.

"Saya sangat, sangat senang dengan karakter yang ditunjukkan para pemain, juga dengan dukungan para suporter yang datang untuk mendorong tim. Di momen seperti inilah Anda melihat mental sebenarnya dari pemain Real Madrid, dan hari ini saya melihat banyak hal itu."

Kontribusi Pemain Akademi

Dengan skuad yang terbatas, Arbeloa kembali memberi kesempatan kepada gelandang muda, Thiago Pitarch, sebagai starter untuk kedua kalinya secara beruntun. Selain itu, dua pemain pengganti dari tim Castilla, Manuel Angel dan Cesar Palacios, turut berperan dalam terciptanya gol kemenangan.

"Kita harus memberi banyak kredit kepada Pitarch atas apa yang dia lakukan, termasuk hari ini," kata Arbeloa.

"Dia punya kepribadian, kerja keras, kemampuan menekan lawan. Dia selalu ingin memegang bola dan mencari opsi terbaik. Kami membutuhkan pemain yang dinamis seperti dia untuk menghadapi pertahanan seperti ini," sanjungnya.

Arbeloa juga menegaskan pentingnya menghargai akademi klub.

"Kami memiliki akademi yang harus lebih dihargai. Memang benar pemain terbaik dunia datang ke sini, tetapi kami juga punya pemain akademi dengan kualitas sangat tinggi. Cara mereka bermain hari ini adalah kabar yang sangat baik."

Ketika ditanya apakah Pitarch menjadi satu di antara kejutan positif musim ini, Arbeloa memberikan pujian lebih jauh.

"Ini kabar yang luar biasa. Sudah lama sejak pemain muda dari Castilla naik ke tim utama dan benar-benar menetap di sana," katanya.

"Yang terakhir mungkin Gonzalo (Garcia) dan (Raul) Asencio. Selalu menjadi kabar baik ketika pemain berusia 18 tahun mendapatkan tempat di tim utama. Dia mendapatkan menit bermain bukan karena kepercayaan saya saja, tetapi karena kualitas sepak bolanya," imbuh pelatih berusia 43 tahun itu.

"Dia sangat cocok dengan profil pemain Real Madrid. Dari sisi permainan dan kerja keras, dia benar-benar mencerminkan 'merek Real Madrid'," lanjutnya.

Pergantian Arda Guler

Satu di antara keputusan yang juga menjadi sorotan adalah penarikan Arda Güler pada sekitar menit ke-60. Playmaker asal Turki itu terlihat tidak puas ketika digantikan oleh Palacios.

Namun, Arbeloa menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak berkaitan dengan masalah fisik.

"Tidak, tidak, tidak. Saya tidak tahu apakah ada pelatih yang memberi dia lebih banyak menit bermain daripada saya. Saya rasa tidak ada," ujarnya.

"Saya punya kepercayaan besar kepadanya dan itu sangat penting. Saya sangat senang dengan cara dia bekerja dan kualitas yang dimilikinya. Mari terus melangkah dan terus berjuang. Hari ini kami semua menang," ucap mantan bek Real Madrid tersebut.

Mendy Tampil Penuh

Di sisi lain, Arbeloa juga memberikan kepercayaan penuh kepada Ferland Mendy. Bek kiri itu baru bermain 22 menit sejak November, tetapi langsung dipercaya tampil penuh selama 90 menit.

"Itu kesalahan saya," kata Arbeloa.

"Dia sudah lama tidak bermain selama berbulan-bulan. Memainkan 90 menit setelah absen lama sebenarnya bukan situasi ideal bagi saya."

"Namun, melihat jalannya pertandingan, saya rasa itu perlu. Setiap kali dia berada di lapangan, rasanya lebih mudah bagi Real Madrid untuk menang. Dan itu mengatakan banyak hal," jelasnya.

Arbeloa juga memuji sikap profesional Mendy selama masa sulitnya.

"Saya sangat senang dengannya karena cara dia bekerja dan berlatih. Dia selalu tersenyum, padahal ketika Anda tidak bermain itu bukan hal yang mudah."

Kami membutuhkan pemain seperti dia, yang tahu bagaimana menunggu kesempatan dan tampil seperti yang dia lakukan.”

Selanjutnya, Real Madrid akan menghadapi Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis dini hari WIB mendatang.

 

Sumber: Football Espana

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer