Bola.com, Jakarta - Trent Alexander-Arnold kembali jadi sorotan usai Real Madrid tersingkir dari Liga Champions. Namun, kritik yang muncul kali ini tidak hanya soal performa di lapangan, melainkan keputusan lama yang disebut ikut membentuk, bahkan merugikan, arah kariernya.
Komentator talkSPORT, Adrian Durham, menilai keputusan memindahkan Alexander-Arnold ke posisi bek kanan saat masih di akademi Liverpool sebagai kesalahan besar dalam sepak bola Inggris.
Penilaian itu ia sampaikan setelah kekalahan Real Madrid dari Bayern Munchen dalam duel dua leg perempat final yang berakhir dengan agregat kekalahan.
Dalam laga leg kedua, pemain berusia 27 tahun itu kembali dimainkan sebagai bek kanan dan gagal membantu timnya membalikkan ketertinggalan hasil leg pertama.
Atletico Madrid lolos ke semifinal Liga Champions usai menang agregat 3-2 atas Barcelona. Juan Musso membantah tudingan Raphinha soal “pencurian” hasil, menegaskan kemenangan diraih secara sah di lapangan.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Dari Gelandang ke Bek Kanan
Durham menyoroti keputusan yang diambil sekitar satu dekade lalu, saat Alexander-Arnold masih meniti karier di akademi Liverpool. Kala itu, ia sebenarnya bermain sebagai gelandang tengah dan juga kerap beroperasi di sayap kanan.
Ia bahkan menjadi kapten di berbagai kelompok usia sebelum akhirnya menembus tim utama.
"Keputusan sepuluh tahun lalu di akademi Liverpool untuk memindahkan Trent Alexander-Arnold ke bek kanan, menurut saya, adalah salah satu keputusan terburuk dalam sejarah sepak bola di negara ini," kata Durham dalam program "Fiery Fridays" di talkSPORT.
"Saya sudah memikirkannya lama karena ini pernyataan besar. Tapi, keputusan itu benar-benar buruk," ujarnya.
Durham menjelaskan, kekuatan utama Alexander-Arnold sejak muda terlihat jelas saat bermain di lini tengah maupun sayap.
"Dia bermain sebagai gelandang tengah dan sayap kanan. Di situlah kekuatannya, umpan dari tengah atau umpan silang dari sisi kanan," ulasnya.
Perubahan posisi itu disebut terjadi saat ia berusia 17 tahun. Alasannya, menurut Durham, lebih kepada keinginan pelatih untuk memberikan tantangan baru.
"Mereka merasa dia sudah menguasai perannya, jadi ingin memberinya tantangan berbeda. Lalu, dia ditempatkan sebagai bek kanan dan terlihat cukup baik," ungkapnya.
Namun, ia menilai konteksnya tidak relevan karena lawan yang dihadapi di level akademi tidak mencerminkan kualitas tertinggi.
Dinilai "Terbuang” di Lini Belakang
Durham meyakini Alexander-Arnold selama ini tidak ditempatkan di posisi terbaiknya.
Padahal, meski beroperasi sebagai bek, kontribusi menyerangnya sangat besar. Ia mencatat 115 keterlibatan gol bersama Liverpool, 23 gol dan 92 assist dari 354 pertandingan.
Menurut Durham, angka tersebut justru menegaskan bahwa kekuatan utama sang pemain ada di fase menyerang, bukan bertahan.
Ia bahkan menyebut Alexander-Arnold kini menjadi titik lemah di lini belakang Real Madrid, terutama tanpa perlindungan seperti yang dulu ia dapatkan di Liverpool.
"Tanpa Jordan Henderson yang menutup kekurangannya di Liverpool dari pekan ke pekan, sekarang dia jadi beban; kelemahan besar di Madrid," ujarnya.
Durham kemudian menyinggung momen saat melawan Bayern Munchen.
"Dia benar-benar hanya berdiri dan melihat Harry Kane melepaskan diri di kotak penalti dan mencetak gol," cetusnya.
Lebih Bersinar Saat Menyerang
Durham menegaskan, momen terbaik Alexander-Arnold sepanjang karier selalu datang saat ia berkontribusi ke depan.
"Trent sekarang 27 tahun. Momen terbaiknya selalu saat menyerang."
Ia mengingat sejumlah aksi penting, dari umpan panjang akurat ke Bukayo Saka di Old Trafford, sepak pojok cepat melawan Barcelona, hingga kontribusi krusial saat Liverpool menjuarai liga.
Ia juga menyinggung assist terbaru untuk Kylian Mbappe dalam laga Liga Champions.
Sebaliknya, ia menilai kontribusi bertahan sang pemain nyaris tidak meninggalkan kesan.
"Tidak ada yang mengingat aksi bertahan hebat atau tekel luar biasa dari Trent Alexander-Arnold, karena memang tidak ada," tegasnya.
Kritik ke Sistem Pembinaan Inggris
Durham kemudian mempertanyakan pendekatan pembinaan di Inggris yang dinilai gagal memaksimalkan potensi pemain.
"Dengan talenta sebesar itu, bagaimana bisa dia diputuskan menjadi bek kanan?" ujarnya.
Ia bahkan membandingkannya dengan sistem di Spanyol.
"Bayangkan ada pemain seperti Lamine Yamal di sayap, lalu dipindahkan ke bek kanan. Itu tidak akan pernah terjadi," katanya.
Alexander-Arnold memang sempat dicoba bermain lebih ke depan, termasuk saat dilatih Gareth Southgate yang mencoba menggesernya ke lini tengah. Ia bahkan tampil sebagai gelandang di Euro 2024.
Namun, sejak bergabung dengan Real Madrid, ia hampir selalu kembali dimainkan sebagai bek kanan.
Situasinya di Timnas Inggris juga ikut terdampak. Meski telah mencatat 34 penampilan, ia tidak lagi dipanggil oleh pelatih Thomas Tuchel sejak pertengahan 2025, meski dalam kondisi fit dan tersedia.
Sebagai gantinya, nama-nama seperti Tino Livramento, Djed Spence, dan Ben White lebih dipilih.
Sumber: Talksport
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5402812/original/018996100_1762301407-000_832M8KE.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5232127/original/055021700_1748215441-trent_alexander-arnold_liverpool_palace_250525_ap_jon_super.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5269442/original/061551100_1751348857-Trent_Alexander-Arnold.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4865907/original/038262500_1718618422-000_34X42YG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5290462/original/089605500_1753112137-GwZByHBa8AAIwVs.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5062831/original/075262000_1734941211-IMG_7190.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557728/original/046893000_1776389956-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-13.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5338985/original/021514000_1756995969-20250904-Latihan_Timnas_Indonesia-Bola_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557737/original/089238900_1776390894-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557738/original/048057600_1776390895-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540760/original/058441900_1774811482-Gemini_Generated_Image_96c2f296c2f296c2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541718/original/035185100_1774880353-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-11.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541730/original/008563700_1774880362-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4865907/original/038262500_1718618422-000_34X42YG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4864367/original/084582500_1718426604-000_34VW2RM.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536679/original/099892600_1774336117-trent.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5290462/original/089605500_1753112137-GwZByHBa8AAIwVs.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5062831/original/075262000_1734941211-IMG_7190.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557728/original/046893000_1776389956-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-13.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5338985/original/021514000_1756995969-20250904-Latihan_Timnas_Indonesia-Bola_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557737/original/089238900_1776390894-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554697/original/090257900_1776093299-Gemini_Generated_Image_c6t957c6t957c6t9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5288365/original/076367600_1752911601-000_37DC2JY.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525933/original/029300800_1773099111-Roman_Abramovich.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5221927/original/048236500_1747377679-75th-FIFA-Congress.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4532563/original/040805900_1691635891-000_33QU6MP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497332/original/090342400_1770625287-ortu_mbappe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557640/original/030145300_1776348684-Gemini_Generated_Image_4k2zfz4k2zfz4k2z.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558507/original/086136800_1776421332-Potret_penggawa_saat_paruh_pertama_____PSIMJogja_StrongerThanEver_MataramDay__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558621/original/051461700_1776434132-20260417IQ_Persebaya_Surabaya_vs_Madura_United-01.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4306761/original/024131900_1674997342-Madura_vs_Persebaya_-_Lee_Yujun_vs_Muhammad_Hidayat.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556461/original/051308300_1776247309-000_79PA9WT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461208/original/096112500_1767345827-000_882A24D.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5402812/original/018996100_1762301407-000_832M8KE.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556539/original/066612500_1776252161-liverpool_arne_slot_psg-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558414/original/000925400_1776417922-liverpool.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557784/original/074211800_1776392872-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556684/original/054542700_1776294480-bayern_munchen_vs_real_madrid-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556488/original/060680800_1776248764-barcelona_atletico_madrid_Fermin_Lopez-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553580/original/077298600_1775984107-AP26101597473087.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558575/original/022312000_1776427720-16355.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558569/original/008150800_1776426369-1001138197.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4519163/original/048950500_1690715864-WhatsApp_Image_2023-07-30_at_11.07.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558560/original/097404900_1776425537-IMG-20260417-WA0093.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558529/original/002347900_1776422803-1001174809.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558382/original/006780800_1776416801-IMG_17616_TNI_Bersama_SAR_Gabungan_Pikul_Jenazah_Helikopter_PK_CFX_Sekadau_Lewat_Rimba_Puntak.jpeg)