Minus Lin Dan, Tiga Legenda Dunia Promosikan Bulutangkis

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 17 Agu 2015, 15:30 WIB
Legenda bulutangkis dunia Taufik Hidayat bersama Lee Chong Wei (kiri) dan Peter Gade (kanan) menghadiri rangkaian kegiatan Yonex Legends Vision 2015 di Jakarta, Senin (17/8/2015). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Tiga legenda bulutangkis dunia, Taufik Hidayat, Lee Chong Wei, dan Peter Gade, berkumpul di Jakarta, Senin (17/8/2015), dalam rangka mempromosikan bulutangkis supaya lebih dikenal di seluruh penjuru dunia. Satu lagi bintang yang seharusnya hadir, Lin Dan, absen karena ada keperluan mendadak di Tiongkok.

Acara promosi ini diberi tajuk The Legend's Vision. Acara terdiri atas dua sesi, talkshow di Hotel Mulia, dan coaching clinic di Gedung Bulutangkis Asia Afrika, Senayan.

Advertisement

Tokoh-tokoh bulutangkis turut memeriahkan kegiatan ini, seperti Rudy Hartono, Rexy Mainaky, Ricky Subagja, Candra Wijaya, Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan, serta ganda putra yang baru saja memenangi Kejuaraan Dunia 2015, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Ketiga legenda dunia tersebut kompak mengenakan baju batik lengan panjang warna cokelat. Meski absen, Lin Dan menyapa undangan yang hadir lewat rekaman video.

Legenda bulutangkis dunia Taufik Hidayat (kedua kanan) bersama Lee Chong Wei (tengah) dan Peter Gade (kanan) menghadiri rangkaian kegiatan Yonex Legends Vision 2015 di Jakarta, Senin (17/8/2015). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Taufik mengatakan kegiatan ini bertujuan mengembangkan bulutangkis, supaya lebih dikenal di berbagai penjuru dunia, bukan hanya di negara-negara yang jadi kekuatan tradisional olahraga tepok bulu ini.

"Untuk tahap awal acara ini akan digelar di empat negara asal saya, Chong Wei, Lin Dan, dan Peter Gade. Yang pertama sudah dilaksanakan di Tiongkok, kali ini saya tuan rumahnya. Setelah itu di Kopenhagen dan Kuala Lumpur," kata Taufik.

"Tahun ini itu dulu agendanya. Tahun depan bisa merambah negara-negara lain, mungkin ke Amerika Selatan atau negara-negara Eropa Timur. Kami mencoba memotivasi dan menginspirasi anak-anak muda di sana, supaya bulutangkis lebih berkembang, setidaknya menyamai tenis," imbuh dia,

Peter Gade menambahkan sudah saatnya bulutangkis naik kelas. "Kami ingin bulutangkis yang sudah besar, bisa jadi lebih besar lagi," ujar pebulutangkis Denmark yang kini menjadi pelatih di Prancis itu.

Baca Juga:

Ahsan / Hendra Berikan Kado Manis untuk Kemerdekaan Indonesia

Gagal Jadi Juara Dunia, Liliyana Natsir Curhat di Instagram

Kejuaraan Dunia 2015: Zhao Yunlei Kembali Rengkuh Gelar Ganda