Ini Senjata Rahasia Persiba Balikpapan Kalahkan Martapura FC

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 06 Sep 2015, 18:44 WIB
SENGIT-Persiba Balikpapan (kostum putih) meladeni perlawanan Martapura FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (6/9/2015). (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Bandung- Usai kalah telak 0-4 dari Persib Bandung di laga perdana (2/9/2015), Persiba Balikpapan sukses menebus kegagalan itu ketika berjumpa Martapura FC, Minggu (6/9/2015) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung. Tim besutan Eduard Tjong itu meraih tiga poin setelah menutup pertandingan dengan skor 3-2.

Sukses ini tak lepas dari kejelian tim pelatih Persiba yang memasukkan Solehudin dan Fajar di babak kedua. Terbukti sejak masuknya kedua pemain ini, Persiba yang sempat tertinggal 0-1 di babak pertama berhasil membalikkan kedudukan.

Advertisement

"Benar, kami sengaja memasukkan kedua pemain itu agar menguasai lini tengah sekaligus menambah daya serang," ujar Hariadi, asisten pelatih Persiba.

Di laga itu, pelatih kepala Eduard Tjong tak mendampingi tim. Dikabarkan, pelatih yang akrab disapa Edu itu terkena diare sehingga harus beristirahat.

Persiba sengaja tak memasang kedua pemain itu sebagai starter untuk memberikan efek kejut pada lawan. Ibarat perang, mereka menjadi senjata rahasia Persiba di laga kali ini.

Tak hanya itu, kemenangan Persiba disebabkan kemampuan mereka menepikan memori buruk saat tumbang di tangan Persib. Selepas laga ini, Tim Beruang Madu akan memaksimalkan waktu untuk pemulihan fisik sebab duel melawan Martapura cukup melelahkan.

"Kami terus tekankan pada pemain supaya melupakan hasil kemarin. Syukur, mereka bisa. Kemenangan ini membawa efek positif bagi tim," jelas Hariadi.

Kubu Martapura FC mengakui faktor jam terbang para pemainnya menjadi penyebab utama kegagalan mereka meraih poin penuh. Maklum, sempat menguasai pertandingan di babak pertama, mereka justru kendur di babak kedua.

"Inilah sepak bola, kalau kehilangan konsentrasi sedikit saja, bisa berakibat fatal," tutur Frans Sinatra Huwae, pelatih Martapura FC.

Namun, sebagai satu-satunya tim yang berstatus Divisi Utama di Grup A Piala Presiden 2015 kali ini, mereka tak menyesali kekalahan tersebut. Sebelumnya, Martapura sukses membuat Persebaya United tak berkutik pada laga pertama yang berakhir imbang 0-0.

"Dari pertandingan ini pemain muda kami akan memetik pelajaran berharga sebagai bekal mereka di laga terakhir lawan Persib," sebut Frans.

Baca Juga:

Persebaya United Iming-imingi Pedro Javier Bonus Liburan ke Bali

Main di Martapura FC, Pemain Barito Putera Bukan Pengkhianat

Cerita Trio Semen Padang Reuni di Persiba Balikpapan