Duel Ideal Terjadi di Final Tunggal Putri Kejurnas PBSI 2015

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 11 Des 2015, 19:50 WIB
Hanna Ramadini dan Fitriani akan berhadapan dalam laga final Kejuaraan Nasional PBSI 2015 nomor tunggal putri. (PBSI)

Bola.com, Jakarta - Hanna Ramadini dan Fitriani akan berhadapan dalam laga final Kejuaraan Nasional PBSI 2015 nomor tunggal putri. Pertandingan ini layak disebut duel ideal mengingat keduanya menyandang status unggulan papan atas yang tersisa di turnamen ini.

Advertisement

Hanna punya catatan buruk setiap bertemu Fitriani. Unggulan ketiga itu tak pernah menang dalam dua pertemuan dengan calon lawannya tersebut.

Pertemuan terakhir terjadi di babak pertama Thailand Open Grand Prix Gold, September 2015. Saat itu, Hanna menyerah 9-21, 15-21 dari unggulan keempat ini.

"Melawan Fitriani peluangnya masih 50-50. Saya sudah dua kali bertemu Fitri dan selalu kalah. Fitri orangnya ulet, itu yang harus saya antisipasi. Yang paling penting, saya harus bisa menjaga fokus saat bertanding, karena jika fokus saya hilang sedikit, saya bisa tertinggal," ujar Hanna seperti dikutip situs resmi PBSI.

Hanna maju ke final setelah mengalahkan Gregoria Mariska Tunjung pada babak semifinal, Jumat (11/12/2015). Bermain di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Hanna menang dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-17. 

"Kami sudah sering latihan bersama di Cipayung, jadi saya sudah tahu permainan Gregoria seperti apa dan antisipasinya seperti apa," kata Hanna.

Jika Hanna harus berjuang untuk bisa lolos ke final, tidak demikian dengan Fitriani. Dia lolos ke final setelah lawannya, Hera Desi, mundur karena mengalami cedera. Saat itu skor 22-21 untuk keunggulan Hera Desi. 

"Persiapan untuk babak final besok, saya harus jaga kondisi. Saya harus lebih siap, karena pastinya Hanna punya keinginan untuk bisa menang dari saya," tutur atlet kelahiran Garut, 27 Desember 1998, tersebut.