Pelatih Persela Tolak Bicara Cuci Gudang Pemain Asing

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 16 Jul 2016, 17:45 WIB
Penampilan pemain asing di Persela, termasuk Herman Dzumafo, dianggap masih lumayan oleh sang pelatih, Sutan Harharah.

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan hingga kini masih terpuruk di papan bawah klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Hanya mengantongi enam poin dari sembilan laga yang sudah mereka lakoni, tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu menempati posisi juru kunci.

Perbaikan telah dilakukan setelah pergantian pelatih dari Stefan Hansson ke Sutan Harharah. Hasilnya memang lebih baik. Minimal sejak Sutan masuk, Persela tidak hanya mengakhiri paceklik kemenangan, tapi secara permainan juga mengalami peningkatan signifikan.

Namun semua upaya Sutan tampaknya belum cukup. Buktinya, di pertandingan pekan ke-9 melawan sesama tim papan bawah PS TNI, Persela tumbang 1-3 (3/7/2016). Kontribusi tiga pemain asing Persela, yakni Herman Dzumafo, Kristian Adelmund, dan Jose Pedrosa Galan kembali dipertanyakan.

Kendati begitu, arsitek kawakan Indonesia ini belum mengisyaratkan bakal melakukan cuci gudang pemain asing saat jendela transfer putaran kedua nanti dibuka. Ia menyatakan sebelum putaran pertama berakhir, tidak mau bicara soal perubahan di timnya.

"Soal itu tidak perlu dibicarakan dulu. Sekarang kami fokuskan dulu menjalani sisa pertandingan di putaran pertama ini. Perkara nanti ada pergantian, tergantung situasi dan kondisi, juga ketersediaan dana dari manajemen," ujar Sutan.

Advertisement

Sutan membantah soal minimnya kontribusi pemain asingnya sejauh ini serta hasil minimalis yang dicapai timnya. Baginya, hasil minimalis yang diraih Persela bukan disebabkan pemain asing saja.

"Ini tim, kalau kami kalah, itu artinya semua pemain yang ada di dalam tim ini minim kontribusi. Toh Dzumafo, Adelmund sudah bermain maksimal di setiap pertandingan," jelasnya.

Sutan terkesan ingin menjaga kondisi timnya tetap kondusif hingga putaran pertama selesai. Sebab ia tidak ingin para pemainnya tertekan atau kontraproduktif jika isu soal cuci gudang diembuskan.

Hal itu tersirat dari upaya Sutan dalam mendekati seluruh pemainnya. Bahkan saat Herman Dzumafo dikritik karena dianggap tidak mampu mengangkat performa tim, Sutan adalah orang pertama yang menangkalnya.

Kubu Persela berharap di sisa pertandingan putaran pertama, mereka dapat meraih banyak hasil maksimal sehingga bisa keluar dari posisi juru kunci.

"Kami terus berbenah, semua sektor kami perbaiki. Pemain bekerja ekstra keras di setiap latihan. Semangat mereka untuk memperbaiki keadaan inilah yang harus didukung supaya kami lekas bangkit," tutur Sutan.