Ahmad Nufiandani Jalani MRI usai Cedera di Laga Persela Vs Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 19 Jul 2016, 06:00 WIB
Pemain sayap Arema Cronus, Ahmad Nufiandani mengalami cedera saat laga melawan Persela Lamongan, Senin (18/7/2016) di Stadion Surajaya. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Lamongan - Arema Cronus sukses memecahkan rasa penasarannya untuk menang di kandang Persela Lamongan, Stadion Surajaya. Tim berjulukan Singo Edan ini berhasil menang 2-0 pada pekan ke-10 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo.

Pada laga yang digelar Senin (18/7/2016) malam, Sunarto dan Cristian Gonzales jadi pahlawan Arema lewat gol mereka.

Namun sayang, Arema harus berkorban dengan cederanya dua pemain gelandang, yaitu Ahmad Nufiandani dan Juan Revi Auriqto. Revi lebih dulu cedera robek di pelipisnya setelah menerima sikutan salah satu pemain Persela.

Namun gelandang petarung ini tetap fight dengan kembali ke lapangan setelah menerima balutan perban di kepalanya. Sedangkan Nufiandani lebih parah. Sebab, terjangan Taufik Kasrun membuatnya terkapar tak bangkit lagi.  

Advertisement

Pemain Timnas U-23 SEA Games 2015 ini mengalami masalah dengan lutut kirinya. Cedera yang hampir sama dengan cedera lutut yang dialaminya tahun lalu.

"Rasanya seperti cedera lama. Tapi sekarang di lutut kiri. Sesikit ada trauma, tapi semoga tidak separah dulu," kata pemain yang akrab disapa Dani itu.

Usai pertandingan, pemain 21 tahun ini digendong oleh tim medis Arema menuju kamarnya. Kejadiannya sama persis seperti tahun lalu.

Namun sport terapi Arema David Setiawan memprediksi kalau cedera itu tidak separah yang diduga karena tidak ada bengkak disekitar lututnya. "Tapi besok baru tes MRI di Malang. Jadi dilihat nanti pastinya seperti apa. Sekarang mungkin dia masih trauma karena pernah cedera parah," tegas David.

Cukup disayangkan kalau Ahmad Nufiandani cedera parah. Dia mulai dipercaya mengisi pemain inti Arema. Apalagi pemain sayap lainnya Dendi Santoso masih dalam penyembuhan cedera patah tulang fibula.

Sponsored by: