Ada Pipi Memar dan Kenangan AFF 2010 di Balik Gol Indah Gonzales

oleh Iwan Setiawan diperbarui 05 Sep 2016, 06:00 WIB
Cristian Gonzales mencetak gol indah ke gawang Madura United, Jumat (2/9/2016). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Striker Arema Cronus Cristian Gonzales membuat gol indah saat timnya menang atas Madura United di pekan ke-18 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Tapi dibalik gol itu ada cerita suka dan duka.

Suka karena dia mencetak gol indah dari luar kotak penalti pada menit 59. Tendangan keras kaki kiri itu mengingatkan pada gol indah yang dicetaknya ke gawang Filipina dalam Piala AFF 2010 silam.

"Gonzales sa ngat terinspirasi untuk kembali ke timnas lagi. Gol itu memang Gonzales banget," kata istri sekaligus manajer, Eva Gonzales.

Dukanya, usai pertandingan dia harus mendapatkan perawatan karena pipi dan matanya lebam. Pada awal pertandingan dia sempat berbenturan cukup keras dengan gelandang Madura United Asep Berlian. Gonzales menepi untuk berkomunikasi dengan tim pelatih dan medis terkait kondisi wajahnya.

Advertisement

Dia juga sempat bertanya kepada teman baiknya yang waktu itu jadi lawan, kapten tim Madura United Fabiano Beltrame tentang lebam di pipi kirinya.

Awalnya dia agak khawatir dengan benturan di wajahnya itu. Dia teringat benturan di awal TSC 2016 di dadanya membuatnya mengalami cedera patah tulang rusuk saat lawan Persiba Balikpapan.

"Pipinya merah tapi yang parah sekitar mata jadi biru. Kejadiannya di awal pertandingan. Tapi dia tetap menahan sakit dan justru cetak gol di babak kedua," kata Eva.

El Loco mengaku khawatir dengan kondisinya setelah terken benturan. Sehingga dia sempat bertanya akan kondisi wajahnya. "Karena di lapangan tidak ada cermin jadi saya harus bertanya. Hehehe. Tapi saya masih bisa tahan dan Alhamdulillah bisa cetak gol," jawab Gonzales.

Dengan gol itu, kini Gonzales sudah mengoleksi 7 gol dan jadi top skor di tim Arema. Perlahan namun pasti dia masuk daftar pemain tersubur TSC 2016.

Cristian Gonzales berada di urutan ketujuh masih di bawah Luis Junior (Barito Putera), Pablo Rodrigues (Madura United), Marcel Sacramento (Semen Padang), Beto Goncalves (Sriwijaya FC), Thiago Furtuoso (Bhayangkara FC), dan Shohei Matsunaga (Persiba Balikpapan).