Pelatih Perseru Ungkap Kunci Kemenangan Timnya atas Barito

oleh Gatot Susetyo diperbarui 31 Okt 2016, 19:45 WIB
Pelatih Perseru Serui, Hanafi memuji performa timnya saat mengalahkan Barito Putera 3-1 di Stadion Marora, Kepulauan Yapen, Serui, Senin (31/10/2016). (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Serui - Perseru Serui memupus ambisi Barito Putera untuk melanjutkan tren positif. Tim asuhan Hanafi itu terlalu perkasa bagi Laskar Antasari setelah meraih kemenangan 3-1 pada pekan ke-26 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo di Stadion Marora, Kepulauan Yapen, Serui, Senin (1/11/2016).

Dua gol Osas Saha pada menit ke-5 dan 78, serta satu gol dari Irfan Mofu pada menit ke-31 hanya mampu dibalas Luis Junior menit pada menit ke-60. Pelatih Hanafi menyebut kunci kemenangan tim asuhannya karena para pemain bermain dengan hati.

"Kekompakan tim sangat terlihat di pertandingan ini. Tak ada pemain yang egois, mereka bahu-membahu baik saat menyerang maupun bertahan," ungkap Hanafi.

Advertisement

Di sisi lain, arsitek Barito Putera, Yunan Helmi mengaku pasukannya dikejutkan gol cepat Osas Saha. "Anak-anak kaget dengan gol cepat itu. Mereka sudah berusaha agar tak kebobolan di menit awal, tapi situasi saat itu memang tak bisa dihindari," ujar Yunan Helmi.

Menurut pelatih muda itu, Aditya Harian dkk. sempat berupaya untuk bangkit, namun gol dari Irfan Mofu memupus perjuangan mereka.

"Dua gol di babak pertama itu memang jadi pukulan. Saat jeda, saya benahi psikologis pemain dan Hasilnya cukup signifikan. Satu gol Luis Junior memberi harapan kepada kami bisa mengakhiri laga dengan hasil akhir imbang, namun usaha kami mentok juga," tutur Yunan Helmi.

Secara keseluruhan, lanjut Yunan Helmi, daya juang anak asuhnya mulai membaik. "Saya berharap kekalahan dari Perseru tak menurunkan kembali motivasi anak-anak. Kami masih punya sisa pertandingan untuk mengeluarkan Barito Putera dari posisi juru kunci di akhir kompetisi TSC nanti," katanya.