Tendangan Kungfu Pemain Persija saat Lawan Persib Berujung Sanksi

oleh Juprianto Alexander Sianipar diperbarui 12 Nov 2016, 21:05 WIB

Bola.com, Jakarta - Amarzukih tidak bisa memperkuat Persija Jakarta saat menjamu Persiba Balikpapan pada pekan ke-28 Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/11/2016). Pemain serbabisa Tim Macan Kemayoran itu harus absen karena terkena sanksi larangan tampil dalam dua pertandingan yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin PT Gelora Trisula Semesta.

Sanksi itu diberikan PT GTS karena Amarzukih terbukti bersalah saat melanggar pemain Persib Bandung, Febri Hariyadi dengan tendangan ala kungfu yang mengenai dada saat duel kedua tim di Stadion Manahan, pekan lalu. Gara-gara pelanggaran keras tersebut, Febri sempat kesakitan dan Amarzukih hanya dihadiahi kartu kuning oleh wasit, Djumadi Effendi.

Setelah melihat rekaman ulang dan melihat fakta di lapangan, Komdis PT GTS pun akhirnya memutuskan untuk menjatuhkan sanksi larangan tampil kepada mantan pemain Persitara Jakarta Utara sesuai hasil sidang pada Rabu (9/11/2016).

Advertisement

"Jenis pelanggaran yang dilakukan Amarzukih itu bernilai kartu merah. Maka itu, kami sudah menginformasikan kepada Persija bahwa Amarzukih dihukum larangan tampil selama 2 pertandingan plus denda Rp 10 juta," bunyi pernyataan dari Sekretariat Komisi Disiplin PT GTS.

Terkait keputusan yang diambil ini, PT GTS tidak melakukan pemanggilan terlebih dahulu terhadap Amarzukih. Selain karena bukti yang dinilai sudah cukup, PT GTS harus mengambil keputusan dengan cepat untuk pelanggaran yang dilakukan oleh Amarzukih.

"Dengan bukti yang cukup tidak perlu dilakukan pemanggilan pemain. Terlebih, jadwal pertandingan di TSC 2016 juga sedang padat dan pemain juga kesulitan jika harus memenuhi panggilan terlebih dahulu," tulis pernyataan dari PT GTS.

Sementara itu, absennya Amarzukih membuat kekuatan Persija semakin tergerus jelang meladeni Persiba. Sebelumnya, tim ibu kota juga sudah pasti tidak bisa diperkuat Andritany Ardhiyasa, Gunawan Dwi Cahyo (dipanggil Timnas Indonesia), Novri Setiawan dan Rodrigo Tosi (sanksi), dan Ismed Sofyan yang sakit radang pencernaan.