Harapan Malaysia Miliki Pebalap di MotoGP 2018 Sulit Terealisasi

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 09 Jul 2017, 14:00 WIB
Pebalap Petronas Raceline Malaysia, Hafizh Syahrin, dinilai masih terlalu dini untuk bisa tampil di MotoGP 2018. (EPA/Roman Dios)

Bola.com, Monako - Bos LCR Honda, Lucio Cecchiello, mengomentari rumor yang menghubungkan Hafizh Syahrin untuk dijadikan pendamping Cal Crutchlow pada MotoGP 2018. Cecchiello menilai pebalap asal Malaysia tersebut belum layak tampil di lintasan MotoGP.

Advertisement

Hafizh Syahrin dalam beberapa hari terakhir dikaitkan dengan rencana tampil bersama LCR Honda di MotoGP 2018. Harizh kabarnya disiapkan untuk menghuni kursi kedua di LCR Honda musim depan.

Cecchiello mengakui pemerintah Malaysia menaruh harapan agar Hafizh Syahrin bisa tampil di lintasan MotoGP. Namun, Cecchiello menyebut Syahrin dan pebalap Malaysia lainnya belum ada yang benar-benar kompetitif.

"Bukan rahasia lagi jika pemerintah Malaysia benar-benar tertarik untuk memiliki pebalap Malaysia di kelas MotoGP. Namun, masalah yang mereka hadapi adalah belum adanya pebalap yang kompetitif," kata Cecchiello seperti dikutip Crash, Minggu (9/7/2017).

"Saya rasa musim 2018 terlalu dini untuk Hafizh di MotoGP. Sebaliknya, tujuannya sekarang adalah agar Hafizh membangun dirinya untuk selalu finis di lima besar dan meraih podium di Moto2 sebelum pergi ke MotoGP, mungkin pada 2019," ujar Cecchiello.

Hafizh saat ini membela tim Petronas Raceline Malaysia di kelas Moto2. Ini menjadi musim ketujuh Hafizh balapan di kelas Moto2.

Hafizh Syahrin berada di posisi ke-11 klasemen sementara Moto2. Pebalap berusia 23 tahun itu mengoleksi 43 poin atau terpaut 131 angka dari pemuncak klasemen sementara, Franco Morbidelli, yang tahun depan bakal promosi ke MotoGP

Berita Terkait