Lee Chong Wei Bantu Korban Banjir di Malaysia

oleh Oka Akhsan diperbarui 08 Nov 2017, 21:51 WIB
Pebulutangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, membantu korban bencana banjir yang menerjang Kedah, Penang, dan Perak akibat hujan deras yang disertai angin kencang sejak akhir pekan lalu. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Penang - Pebulutangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, kembali memperlihatkan kepedulian terhadap sesama. Baru-baru ini, peraih tiga medali perak Olimpiade itu memberikan bantuan untuk korban banjir di Malaysia.

Advertisement

Sejak akhir pekan lalu, banjir menerjang tiga wilayah di Malaysia, yaitu Penang, Kedah, dan Perak. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan beberapa daerah di ketiga wilayah tersebut tergenang air dari 0,2 hingga 1 meter.

Banjir memaksa 7.294 jiwa dari 1.774 keluarga mengungsi ke 50 tempat penampungan yang tersebar di beberapa titik di daerah yang terdampak bencana. Kantor Berita Nasional Malaysia Bernama melaporkan bencana banjir telah memakan tujuh korban jiwa.

Chong Wei yang lahir di Perak tak berdiam diri melihat daerah asalnya tertimpa bencana. Meski disibukkan dengan latihan dan kompetisi, pria berusia 35 tahun itu rela meluangkan waktu untuk mengulurkan tangan demi meringankan beban para korban.

"Saya menerima pesan yang meminta saya membantu korban banjir. Meski tak bisa datang langsung ke daerah bencana, saya akan membantu dari mana pun dan kapan pun semampu saya," kata Chong Wei.

"Saya telah mengirim makanan dan bantal ke daerah yang terdampak bencana. Mungkin bantuan saya tak cukup banyak, tapi minimal bisa meringankan beban korban banjir," ujar Chong Wei.

Bukan kali ini saja jiwa kemanusiaan Chong Wei tergerak saat melihat saudara senegaranya tertimpa musibah. Pada Januari 2017, dia juga membantu korban banjir yang menghantam Kelantan dan Terengganu.

Bahkan, Lee Chong Wei turun langsung menjadi relawan ke wilayah terdampak bencana untuk membagikan makanan, memasak, mengobrol, dan berfoto bersama demi memberikan senyuman di wajah para korban.

Berita Terkait