Komentar Perdana Pelatih Fisik Baru Arema asal Serbia

oleh Iwan Setiawan diperbarui 28 Nov 2017, 20:02 WIB
CEO Arema Cronous, Iwan Budianto (tengah) bersama asisten pelatih Joko Susilo dan Manajer Arema, Ruddy Widodo saat menyaksikan laga Arema di Banch pemain. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Malang - Pelatih fisik Arema FC asal Serbia, Dusan Momcilovic sudah berada di Malang sejak Selasa (28/11/2017). Hari pertama di markas Tim Singo Edan, dia sudah berkunjung ke kantor manajemen Arema sore tadi. Dia bertemu dengan pelatih Arema, Joko ‘Getuk’ Susilo dan General Manager Arema, Ruddy Widodo untuk melakukan pembicaraan awal terkait program pramusim.

Advertisement

Tapi setelah pertemuan berdurasi satu jam, sang pelatih fisik langsung meninggalkan kantor manajemen denganterburu-buru untuk menghindari awak media. Karena dia belum resmi diperkenalkan ke publik. Kebetulan waktu itu Malang sedang diguyur hujan deras sehingga diaburu-buru untuk masuk ke dalam mobil.

Namun dia sempat melontarkan kalimat singkat ketika ditanya tentang Arema. ”Ini bukan kali pertama saya ke Malang atau Arema. Ini yang kedua. Tapi saya rasa di sini bagus,” katanya sebelum berlari ke dalam mobil.

Dari informasi yang diberikanmanajemen Arema, Dule masih mengikuti permainan Arema pada musim lalu.

Karena dia memang punya hasrat untuk kembali berkarir di Indonesia setelah musim 2012 silam jadipelatih fisik di Arema Indonesia yang bermain di kompetisi IPL. Dari segi pengalaman, pelatih berlisensi B UEFA tersebut juga pernah jadi pelatih fisik di Cina dan Malaysia.

Kini Arema FCmembutuhkan tenaganya untuk memperbaiki fisik pemain yang jadi kelemahan Singo Edan di Liga 1 2017 lalu.

Kebetulan di era kepelatihan Getuk, Arema FC sangat mengutamakan fisik pemain yang bugar untuk bisa menjalankan strateginya. Jika mengamati dari permainan Arema musim lalu, mereka sering kebobolan pada menit akhir. Analisisnya fisik pemain sudah turun dan membuatkonsentrasi tidak maksimal lagi. Itu membuat lawan lebih mudah menjebol gawang Kera-kera Ngalam pada paruh babak kedua.