Pepanah Taiwan Bicara soal Macet dan Cuaca pada Test Event Asian Games 2018

oleh Andhika Putra diperbarui 11 Feb 2018, 15:15 WIB
Pepanah Taiwan, Wei Chun Heng, saat berlatih jelang test event Asian Games 2018 di lapangan panahan Senayan, Sabtu (11/2/2018). (Bola.com/Andhika Putra)

Bola.com, Jakarta - Pepanah Taiwan, Wei Chun Heng, menceritakan pengalaman pertama menginjakkan kaki di Indonesia. Bagi Chun Heng yang terbiasa dengan cuaca sejuk, suhu udara Jakarta menjadi masalah pada test event Asian Games 2018.

Chun Heng datang ke Indonesia untuk menjajal lapangan panahan Senayan sebelum kompetisi Asian Games resmi bergulir pada 18 Agustus 2018. Peraih medali perak kejuaraan dunia panahan 2017 itu tengah mengikuti Invitation Tournament yang diadakan Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC), 10-15 Februari 2018.

Advertisement

"Sangat panas di Jakarta. Butuh penyesuaian karena di Taiwan cuacanya tidak seperti ini," ujar Chun Heng kepada Bola.com, Minggu (11/2/2018).

"Secara keseluruhan saya suka Indonesia, terutama lapangan panahannya. Anginnya mungkin sangat kencang, tetapi itu bukan masalah," sambung pepanah berusia 23 tahun tersebut.

Kemacetan di Jakarta juga menjadi perhatian Chun Heng. Namun, Chun Heng tidak mempermasalahkan jarak antara wisma atlet di Kemayoran dengan venue panahan di Senayan.

"Dari apa yang saya lihat kemacetan di sini mungkin cukup parah. Akan tetapi, panitia Asian Games melakukan tugas dengan baik soal transportasi dari wisma atlet ke venue, tidak ada masalah," tutur Chun Heng.