PSSI Pastikan PT LIB Lunasi Utang Sebelum Kick-off Liga 1 2018

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 21 Feb 2018, 13:50 WIB
Pertemuan antara delegasi PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Rabu (21/2/2018). (Dok. Kemenpora)

Bola.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum merangkap Plt. Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menegaskan pembayaran utang PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) kepada klub terkait subsidi kompetisi musim 2017 akan dilakukan sebelum kompetisi Liga 1 2018 bergulir. Joko Driyono menegaskan kompetisi tidak akan mulai jika pembayaran utang tersebut belum dipenuhi.

Ditemani Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, Plt Ketum PSSI, Joko Driyono, bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora RI, Jakarta, Rabu (21/2/2018). Pertemuan tersebut dilakukan atas undangan Menpora yang ingin mendengarkan laporan dari PSSI terkait kegiatan 2017, rencana untuk 2018, dan situasi-situasi terkini.

Advertisement

Seusai pertemuan, Joko Driyono tidak luput dari pertanyaan terkait utang-utang PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi terhadap klub-klub peserta Liga 1 2017. Joko Driyono menegaskan pembayaran utang akan dilakukan sebelum kompetisi 2018 bergulir.

"Hal tersebut juga sudah ditanyakan Pak Menteri Imam Nahrawi. PSSI meminta agar PT LIB segera menyelesaikannya sebelum kick-off Liga 1 2018 pada 10 Maret," ujar Joko Driyono.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan utang belum dibayarkan pada 10 Maret 2018, Joko Driyono punya jawaban tegas. "Ya, tidak akan kick-off sebelum utang diselesaikan," tegasnya.

Pelunasan utang subsidi dan hak siar kepada klub sudah lama menjadi persoalan yang tak kunjung usai. Berawal laporan Persipura Jayapura dan beberapa klub lain, seperti Persija Jakarta dan Sriwijaya FC, proses pelunasan pada mulanya akan dilakukan dengan tiga termin hingga akhir Januari 2018.

Namun, hingga Piala Presiden 2018 berakhir, pelunasan uang subsidi tersebut belum diselesaikan. Persipura dan Semen Padang termasuk klub yang kerap mengingatkan utang yang dimiliki PT LIB kepada klub tersebut.