Kevin / Marcus Ungkap Kunci Kesuksesan di All England 2018

oleh Andhika Putra diperbarui 21 Mar 2018, 14:45 WIB
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menerima bonus dari Menpora, Imam Nahrawi saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, (20/3/2018). Kevin/Marcus masing-masing menerima Rp. 250 juta. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon, mengungkap resep keberhasilan mereka menjuarai All England 2018. Kevin/Marcus ternyata selalu berdiskusi seusai pertandingan.

Kevin/Marcus merupakan ganda putra nomor satu di dunia versi BWF saat ini. Kekompakan pasangan berjuluk The Minions tersebut berhasil membuahkan tujuh gelar juara di ajang super series sepanjang 2017.

Advertisement

"Saya selalu percaya kepada partner karena Kevin selalu ingin menang. Melihat dia seperti itu tentu motivasi saya selalu terbawa," ujar Marcus saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (20/3/2018).

Senada dengan Marcus, Kevin juga memiliki rasa kepercayaan besar kepada pasangannya. Komunikasi menjadi kunci penting kekompakan Kevin/Marcus di lapangan.

"Kami selalu menyatukan visi dan misi. Setiap habis bertanding juga ngobrol dan evaluasi tentang kesalahan," tutur Kevin.

Kevin/Marcus menjuarai All England 2018 setelah mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Morgensen, pada partai final dengan skor 21-18 dan 21-17. Ini menjadi gelar kedua The Minions secara beruntun di All England.

Catatan spesial lain juga ditorehkan Kevin/Marcus dengan menjadi ganda putra yang paling banyak masuk final super series dalam setahun kalender, yaitu sembilan kali. Hebatnya, dalam sembilan kesempatan itu, The Minions hanya gagal dua kali, saat di Denmark Terbuka dan Korea Terbuka.