Pemain Iran Tak Pernah Membayangkan Akan Melawan Cristiano Ronaldo

oleh Aga Deta diperbarui 25 Jun 2018, 12:31 WIB
Pelatih Tim nasional (Timnas) Iran, Carlos Queiroz turun dari pesawat setibanya di bandara internasional Vnukovo, Moskow, Selasa (5/6). Iran merupakan wakil Asia pertama yang menyegel tiket putaran final Piala Dunia 2018. (AFP/Yuri KADOBNOV)

Bola.com, Jakarta Iran akan berjuang mempertahankan harga diri mereka sekaligus mencoba lolos ke 16 besar saat melawan Portugal di laga terakhir Grup B Piala Dunia 2018 Rusia mereka. Pertandingan tersebut diprediksi akan berjalan cukup seimbang.

Sejauh ini Iran sudah mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Sementara Portugal sudah mengoleksi empat poin. Karenanya siapa pun yang menang akan lolos ke 16 besar, meski Portugal hanya butuh hasil imbang.

Advertisement

Pelatih Iran, Carlos Queiroz meyakini laga melawan Portugal akan menjadi ujian terberat mereka yang sesungguhnya. Seluruh pemain Iran sudah menyadari hal itu.

Video Menarik

2 dari 3 halaman

Melawan Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo saat bertanding melawan Maroko pada grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, (20/6). Di Piala Dunia 2018, Ronaldo yang biasanya tampil selalu rapi dan klimis, kini ia tampil berjenggot. (AP Photo / Matthias Schrader)

Dikatakannya, setiap pemain Iran saat ini memiliki motivasi ekstra, yakni kesempatan untuk menghadapi Cristiano Ronaldo. Queiroz menilai para pemainnya sangat bersemangat menantikan laga tersebut.

"Jika Maroko dan Spanyol adalah laga sulit, Portugal jauh lebih sulit. Kami tahu itu, kami tidak datang ke sini untuk bertanding melawan tim mudah," ungkap Queiroz di fourfourtwo.

"Bahkan para pemain saya tidak pernah bermimpi bahwa suatu hari mereka akan bermain melawan Cristiano, dan semua pemain hebat Portugal lainnya jadi mereka sangat bersemangat."

3 dari 3 halaman

Bermain Lepas

Kiper Maroko Monir El Kajoui berusaha menangkap bola saat bertanding melawan Iran pada grup B Piala Dunia 2018 di St Petersburg Stadium, Rusia, (15/6). Iran menang tipis 1-0 berkat gol bunuh diri Aziz Bouhaddouz. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Pula, Queiroz menilai Iran siap menampilkan permainan terbaik mereka melawan Portugal. Sikap nothing to lose akan menjadi poin plus tersendiri.

"Kami akan mencoba melakukan yang terbaik, berkonsentrasi dan berjuang sejak menit awal. Kami akan bermain lepas, mereka harus berhati-hati, kami akan bermain habis-habisan."

"Kami juga berharap memiliki sedikit porsi keberuntungan yang memang selalu dibutuhkan," tutup Queiroz.

 

Sumber: Bola.net