Pilar Timnas Indonesia U-23 Satu Ini Berharap Negosiasi Ulang Luis Milla dan PSSI Lancar

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 06 Sep 2018, 08:45 WIB
Pelatih Indonesia, Luis Milla, mengamati anak asuhnya saat melawan Chinese Taipei pada laga Grup A Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (12/8/2018). Indonesia menang 4-0 atas Chinese Taipei. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Surabaya - Bek sayap Timnas Indonesia U-23 yang baru saja berlaga di Asian Games 2018, Putu Gede Juni Antara, salah satu pemain yang berharap Luis Milla memperpanjang masa bakti melatih Tim Merah-Putih. Pesepak bola yang berkiprah di Bhayangkara FC merasa nyaman dengan metode, sistem, serta praktek latihan yang diusung nakhoda asal Spanyol tersebut.

"Sudah barang tentu saya dan banyak pemain sangat berharap Coach Luis Milla melatih Timnas Indonesia lagi, karena beliau pelatih berkelas dunia. Kami sangat senang dan respek kepada beliau," tutur Putu.

Advertisement

Keinginan Putu Gede dkk. sejatinya dijawab PSSI dengan mengumumkan rencana perpanjangan kontrak Luis Milla. Namun, sang pelatih belum merespons tawaran tersebut.

PSSI kabarnta telah menyiapkan kandidat dua pelatih pengganti eks juru racik Timnas Spanyol U-21 ini. Opsi ini diambil PSSI untuk mengantisipasi Milla menolak tawaran mereka.

Menanggapi hal itu, Putu Gede mengaku tak masalah. Meski ia tetap berharap Milla menerima tawaran PSSI, Putu meyakini pelatih pengganti Luis Milla bakal memiliki kemampuan tak kalah mumpuni.

"Kalau memang Coach Milla menolak, PSSI tentu harus mencari penggantinya. Dan saya percaya PSSI tahu yang terbaik buat timnas," ujar Putu.

Putu sendiri berjanji, siapa pun pelatih yang akan menangani Timnas Indonesia, ia akan memberi dukungan total. Ia pun bersiap unjuk kemampuan lewat proses seleksi.

"Saya akan terima dengan tangan terbuka. Saya yakin semua pemain timnas akan berlaku sama. Saya siap jalankan program apa pun bila saya menjadi bagian timnas maupun tidak," terang pemain yang namanya masuk dalam 22 pemain yang dipanggil Bima Sakti guna menghadapi Mauritius pada 11 September 2018 nanti.

 

Berita Terkait