Riko Simanjuntak Tak Berminat untuk Terus Bermain di Posisi Gelandang Tengah

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 25 Jun 2019, 10:00 WIB
Gelandang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, saat melawan Shan United pada laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (15/5). Persija menang 6-1 atas Shan United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Entah sebuah eksperimen atau keterpaksaan, Julio Banuelos selaku pelatih Persija Jakarta menempatkan Riko Simanjuntak sebagai gelandang tengah ketika berhadapan dengan Persela Lamongan pada pekan kelima Shopee Liga 1 2019, Sabtu (22/6/2019). Riko tampil cukup apik, tetapi tak mampu mengantarkan timnya meraih kemenangan.

Pada pertandingan yang berakhir 0-0 itu, Persija Jakarta krisis pemain tengah. Sebab dua gelandang, Bruno Matos dan Ramdani Lestaluhu absen karena mengalami cedera.

Advertisement

Banuelos pun menugaskan Riko sebagai pengatur serangan, dengan Feby Eka Putra mengisi pos yang ditinggalkannya sebagai gelandang sayap kanan.

Sebelum bertanding melawan Persela, Riko mengaku meminta masukan dari Rohit Chand yang terbiasa bermain di tengah. Namun, pemain Timnas Indonesia itu menyatakan tak berminat untuk mempermanenkan posisi sebagai gelandang.

"Saya bermain sebagai gelandang tengah karena ada sejumlah pemain yang absen. Saya dibutuhkan di posisi itu dan saya harus siap karena tidak ada pilihan," ujar Riko kepada wartawan.

"Tetapi saya tidak berminat pernamen menjadi gelandang tengah. Posisi asli saya kan gelandang sayap. Jadi hanya membantu saja."

"Saya juga meminta saran dari Rohit bagaimana bermain sebagai gelandang. Jadi tidak masalah karena hanya sementara," tuturnya.

Riko tidak lama berada di pos gelandang tengah. Ketika Fitra Ridwan masuk di babak kedua, pemain berusia 27 tahun ini kembali ke posisi orisinalnya. Hanya sebentar, Riko cukup menikmati perannya sebagai pusat permainan.

"Sewaktu di Timnas Indonesia, saya sering menusuk ke dalam. Jadi mulai terbiasa bermain di tengah," kata mantan pemain Persegres Gresik United itu.

Berita Terkait