Kinerja Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli Bikin Bos Petronas Yamaha Puas

oleh Hesti Puji Lestari diperbarui 04 Sep 2019, 13:15 WIB
Dua pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, memamerkan tunggangan anyar yang akan dipakai pada MotoGP 2019. Acara tersebut berlangsung di Kuala Lumpur, Senin (28/1/2019). (AFP/Mohammad Rasfan)

Bola.com, Jakarta - CEO Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku puas dengan penampilan dua pembalapnya, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, di MotoGP 2019. Menurutnya, apa yang ditorehkan Quartararo dan Morbidelli melampaui target tim.

Fabio Quartataro menjelma menjadi bintang pada perhelatan MotoGP 2019. Meski berstatus rookie, pembalap berusia 20 tahun tersebut mampu bersaing dengan nama-nama top lainnya.

Advertisement

Dari 12 balapan yang telah dilalui, Quartararo tercatat tiga kali naik podium, yakni urutan kedua di Barcelona dan posisi ketiga di Belanda dan Austria.

Hasil tersebut membuat pembalap asal Prancis itu bercokol di posisi delapan klasemen sementara MotoGP dengan raihan 92 poin. Dia hanya tertinggal 24 poin dari jagoan tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, di peringkat keenam. 

Sementara itu, performa Franco Morbidelli tak buruk-buruk amat. Pembalap asal Italia itu berhasil menembus posisi 10 besar klasemen sementara dengan koleksi 69 poin.

"Sebenarnya, kami tidak terlalu berharap dalam posisi yang fantastis setelah dua belas balapan musim ini. Namun sejauh ini, Quartararo telah memberi kami tiga podium dan Franky, setidaknya dia masuk 10 besar," ujar Razali mengutip Speedweek, Rabu (4/9/2019).

"Saya berharap Fabio Quartararo terus mendapat podium. Sementara itu untuk Morbidelli, saya berharap ia bisa menembus enam besar," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Optimistis Hadapi MotoGP San Marino

Razlan Razali optimistis ridernya bisa tampil menyakinkan pada MotoGP San Marino di Sirkuit Misano pada Minggu (15/9/2019). Menurutnya, karakteristik Sirkuit Misano mennguntungkan tim Petronas Yamaha SRT.

"Di jalur cepat seperti Brno, Spielberg, atau Silverstone, kami tidak memiliki banyak peluang. Namun di Misano, kami bisa bekerja lebih baik," tandasnya.

Jika satu di antara dua rider andalan Petronas Yamaha tersebut bisa finis podium satu di San Marino, itu akan menjadi kemenangan pertama yang dirasakan tim satelite tersebut pada musim ini. 

Sumber: Speedweek