Dituding Hanya Fokus Cari Keuntungan, Manajemen Manchester United Membela Diri

oleh Windi Wicaksono diperbarui 24 Sep 2019, 14:30 WIB
CEO Manchester United (MU), Ed Woodward. (MUTV)

Manchester - Manchester United banjir kritikan setelah keok 0-2 dari tuan rumah West Ham dalam laga keenam Premier 2019 -2020, Minggu (23/9/2019). Selain mengkritik manajer Ole Gunnar Solskjaer dan para pemain, kekesalan fans MU ditumpahkan kepada manajemen klub. 

Fans Setan Merah kecewa karena perbaikan tidak kunjung dilakukan manajemen klub. Menurut sebagian fans, Manchester United hanya fokus menambah pundi-pundi uang keuntungan dari bisnis mereka.

Advertisement

Namun, kritik itu langsung dijawab oleh manajemen MU, yang dipimpin Sang CEO, Ed Woodward. Dalam pernyataan yang dirilis, manajemen MU mengklaim tetap berkomitmen meraih trofi di level tertinggi.

Saat ini, MU berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Premier League. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer baru mendulang delapan poin dari enam pertandingan.

MU tertinggal 10 poin dari Liverpool, yang berstatus pemuncak klasemen sementara. Kritik juga dilancarkan karena kegagalan klub dalam bursa transfer, yang tidak memboyong pemain-pemain yang dibutuhkan.

Klub yang bermarkas di Old Trafford ini sudah tidak pernah lagi menjuarai Premier League sejak 2013. Bahkan, musim ini MU tidak lolos ke kompetisi elite Liga Champions.

Namun, anggapan Manchester United lebih mementingkan komersial dibanding skuat di lapangan dibantah manajemen. Itu terbukti dengan gelontoran 145 juta pound sterling untuk membeli Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka dan Daniel James pada musim panas lalu.

2 dari 3 halaman

Investasi Besar

Para Pemain Manchester United (MU). (AP Photo/Dave Thompson)

"Kami berkomitmen untuk memposisikannya secara benar dan ada investasi besar di area ini, menempatkan bagian rekrutmen kami di sebuah posisi yang membuat manajer mendapatkan pemain yang diinginkan," bunyi pernyataan dari hasil rapat manajemen Manchester United

"Proses ini secara signifikan lebih efektif dari pada empat sampai lima tahun lalu," lanjutnya.

Manajemen MU menyebut komitmen semua orang di klub adalah memenangkan trofi di level tertinggi. Demi mewujudkannya, klub berinvestasi besar pada skuat dan akan terus melakukannya.

3 dari 3 halaman

Prioritas Utama

"Pada saat bersamaan, muncul sejumlah talenta menawan dari tim muda dan akademi kami, yang juga hasil investasi yang terus meningkat di area ini selama lima tahun terakhir," bunyi pernyataan itu lagi.

"Sukses kami dalam komersial membantu mendorong investasi tersebut, tapi prioritas utama adalah fokus mencapai sukses di lapangan. Perlu digarisbawahi, kami tidak mencari atau membeli pemain berdasarkan daya tarik komersial," sambungnya.

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis Windi Wicaksono/Editor Adhyaksa Vidi, published: 24/9/2019)

Berita Terkait