Pelatih Persebaya dan Persela Terlibat Perdebatan Saat Laga Usai

oleh Aditya Wany diperbarui 23 Okt 2019, 22:00 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Wolfgang Pikal (kiri), tampak terlibat sebuah perdebatan dengan pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar (menggunakan topi), usai pertandingan antara kedua tim yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Persela, Rabu (23/10/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan sukses memetik poin penuh saat menjamu Persebaya Surabaya. Tuan rumah menang 1-0 dalam laga pekan ke-24 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu sore (23/10/2019).

Setelah laga, terjadi satu momen menarik yang melibatkan pelatih kedua tim, yaitu Wolfgang Pikal dari Persebaya Surabaya dan Nilmaizar dari Persela Lamongan. Mulanya, mereka bersalaman seperti pelatih yang sama-sama menemani timnya bertandingan.

Advertisement

Keduanya kemudian terlihat berdiskusi dengan mengobrol agak panjang. Gestur mereka seolah menunjukkan sesuatu yang tidak puas dan menyebut kata "wasit".

Tapi, lama-lama Pikal dan Nil berdebat soal pendapatnya masing-masing. Beberapa ofisial tim di sekitarnya kemudian menarik mereka masing-masing agar tak terjebak dalam perdebatan mengenai jalannya pertandingan.

Pikal enggan mengungkap apa permasalahan yang dialaminya bersama Nil.

"Saya dengan coach Nil hanya salah paham, tidak ada hal besar," kata Pikal menjawab Bola.com dalam jumpa pers setelah laga.

Pelatih Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya ini sebenarnya sudah saling mengenal dan malah merupakan teman dekat. Mereka pernah menjalani kursus kepelatihan AFC Pro secara bersamaan pada 2018-2019 selama setahun.

 

2 dari 2 halaman

Ajakan Makan Bersama

Nilmaizar memilih merespons pertanyaan soal perdebatan itu dengan candaan. Mantan pelatih Semen Padang itu mengaku mengajak pelatih Persebaya Surabaya untuk menikmati makan siang bersama.

"Saya bilang, 'Kapan kita makan siang'. Saya tawari nasi padang buat dia," ucap Nil yang asli Sumatera Barat.

"Pikal kan teman saya AFC Pro sampai di Spanyol juga. Diskusi saja kok," imbuhnya.

Kemungkinan, dua pelatih ini membincangkan soal keputusan wasit yang dinilai kurang tepat. Duel sesama klub Jawa Timur ini juga berlangsung keras dengan benturan antar pemain yang berintensitas tinggi

Berita Terkait