Virus Corona Bukan Hambatan bagi Bek Jangkung PSIS untuk Menjaga Kebugaran

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 13 Apr 2020, 15:15 WIB
Bek PSIS Semarang, Abanda Rahman (biru) saat ikut memperkuat timnya menghadapi Arema FC (14/3/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang dan 17 klub Shopee Liga 1 2020 lainnya tengah meliburkan aktivitas tim karena pandemi virus corona. Namun, para pemain termasuk bek PSIS, Abanda Rahman, tetap berlatih maksimal demi kebugaran dirinya.

Kompetisi Shopee Liga 1 2020 belum jelas nasib kelanjutannya karena imbas pandemi virus corona. PSSI memutuskan kompetisi dalam kondisi force majeure sampai akhir Mei mendatang.

Advertisement

Kompetisi musim ini bisa saja dinyatakan batal apabila pandemi COVID-19 tak kunjung reda. Jika ada perpanjangan masa darurat yang ditetapkan pemerintah, maka Liga 1 maupun Liga 2 akan diakhiri

Bagi pemain sepak bola, pandemi virus corona bukan hambatan untuk tetap menjaga kebugaran sebagai seorang atlet. Program latihan mandiri meski dari rumah masing-masing merupakan cara yang tepat.

Bek PSIS Semarang, Abanda Rahman, yang sedang kembali ke kampung halamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara, tetap memaksimalkan latihan di rumah. Menurutnya, seorang atlet memang dituntut disiplin dalam menjaga kebugaran fisiknya.

"Dalam kondisi seperti ini, memang perlu membatasi diri latihan di luar rumah. Saya menyiasati dengan latihan di sekitar rumah saja, apapun yang penting keluar keringatnya," ungkap Abanda Rahman, Senin (13/4/2020).

Video

2 dari 2 halaman

Jaga Kondisi

Abanda Rahman saat berlatih gym di kawasan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (21/4/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Menurut pemain PSIS Semarang itu, menjaga kondisi tubuh diperlukan apabila sewaktu-waktu wabah virus Corona berakhir dan kompetisi dilanjutkan kembali. Abanda tidak dapat memaksa rekan sesama pesepakbola untuk ikut berlatih rutin, karena kembali ke pilihan masing-masing.

"Mungkin tergantung masing-masing pemain. Hanya kalau sudah merasa menjadi pemain profesional, pastinya harus menjaga kondisi fisik. Libur pun harus latihan sendiri," ucap mantan pemain Kalteng Putra.

"Ada plus minus dari penghentian sementara kompetisi, yakni bisa sama-sama memutus rantai penyebaran virus Corona. Namun, di sisi lain kami sangat merindukan pertandingan," jelasnya.

Berita Terkait