Negara dengan Titel Juara Dunia MotoGP Terbanyak: Mengejutkan Spanyol Masih Tertinggal Jauh

oleh Hendry Wibowo diperbarui 19 Mei 2020, 20:30 WIB
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez merayakan kemenangannya pada balapan MotoGP Thailand 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Minggu (6/10/2019). Dengan hanya menyisakkan empat seri tersisa di depan, Marquez sudah tidak mungkin dikejar oleh pembalap lainnya. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Sejak era MotoGP, pembalap Spanyol sangat dominan dalam perebutan titel juara dunia. Terlebih sejak kedatangan Marc Marquez di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor pada musim 2013.

Tercatat Marquez hanya sekali gagal juara yaitu pada musim 2015. Menariknya sosok yang membuatnya gagal jadi juara saat itu juga pembalap Spanyol yaitu Jorge Lorenzo.

Advertisement

Perlu diketahui juga, Lorenzo merupakan juara dunia MotoGP 2012. Kesimpulannya sejak musim 2012 sampai 2019, Spanyol selalu keluar sebagai juara.

Pembalap non Spanyol terakhir yang keluar sebagai juara adalah Casey Stoner pada musim 2011. Kala itu memperkuat Repsol Honda, pembalap asal Australia itu memenangkan persaingan Lorenzo.

Tapi tahukah Anda, jika diakumulasikan dengan era 500cc, maka Spanyol baru menghadirkan sepuluh gelar juara dunia.

Dengan jumlah tersebut, Spanyol masih kalah jauh dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, sampai Italia.

Amerika Serikat sudah melahirkan 15 titel juara kelas tertinggi. Disusul Inggris dengan 17 titel. Plus Italia di posisi teratas berkat 20 gelar.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 3 halaman

Dominan Sejak 500cc

Giacomo Agostini menunggangi motor MV Agusta 500 Three. (Motorcycleonline.com)

Ya, Spanyol memang baru berjaya di Kejuaraan Dunia Balap Motor pada era MotoGP. Ketika masih bernama kelas 500cc, hanya ada satu pembalap juara dari negeri Matador. Adalah Alex Criville pada tahun 1999.

Sebaliknya dengan negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Italia. Tiga negara ini sudah menempatkan pembalap di tangga juara sejak era 500cc.

Italia bahkan sempat berjaya di era 500cc lewat kontribusi Giacomo Agostini. Dia merupakan juara dunia musim 1966, 1967, 1968, 1969, 1970, 1971, 1972, dan 1975.

Pundi-pundi gelar juara Agostini kemudian dilanjutkan Valentino Rossi yang meraih banyak gelar di kelas MotoGP dan akhir era 500cc.

Sementara Inggris sempat sangat berjaya berkat nama-nama seperti Geoff Duke, John Surtees, sampai Mike Hailwood.

Hanya saja Inggris sudah sangat lama tidak merasakan titel terbaik. Tercatat kali terakhir ada pembalap Inggris jadi juara adalah Barry Sheene pada tahun 1976.

3 dari 3 halaman

Klasemen Negara dengan Jumlah Gelar Terbanyak (500cc/MotoGP)

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. (AFP/Tiziana Fabi)

1. Italia 20 gelar

2. Inggris 17 gelar

3. Amerika Serikat 15 gelar

4. Spanyol 10 gelar

5. Australia 8 gelar

6. Rhodesia 1 gelar

Berita Terkait