Konflik Lionel Messi dan Asisten Quique Setien, Bukti Barcelona Sedang Krisis

oleh Hendry Wibowo diperbarui 30 Jun 2020, 09:15 WIB
Reaksi striker Barcelona, Lionel Messi usai melewatkan peluang mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao pada babak perempat final Copa del Rey di San Mames, Kamis (6/2/2019). Barcelona kandas di babak perempat final Copa del Rey setelah takluk 0-1 di kandang Athletic Bilbao . (AP/Alvaro Barrientos)

Bola.com, Barcelona - Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itulah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan kondisi Barcelona saat ini. Barcelona kehilangan takhta La Liga, lalu ada konflik internal yang kontroversial.

Beberapa pekan terakhir tidak terlalu bersahabat untuk Barcelona. Ketika La Liga dimulai kembali, mereka dalam posisi unggul dua poin atas Real Madrid di puncak klasemen sementara. Dua laga pertama, Barca menang 4-0 atas Mallorca dan 2-0 atas Leganes.

Advertisement

Namun, performa mereka tidak benar-benar memuaskan pada dua kemenangan tersebut, yang kemudian terbukti ketika ditahan imbang Sevilla (0-0), susah payah mengalahkan Athletic Bilbao (1-0), dan kembali tertahan di kandang Celta Vigo (2-2).

Hasil imbang kontra Vigo yang teranyar itulah yang mengekspos masalah baru Barca di era Quique Setien: konflik internal antara Lionel Messi vs Eder Sarabia, sang asisten.

Pada salah satu dari dua jeda pendinginan pertandingan tersebut, Lionel Messi tertangkap kamera benar-benar mengabaikan Sarabia.

Saat itu Sarabia terlihat ingin mengatakan sesuatu pada Messi, tapi begitu Messi menyadari Sarabia mencoba berbicara padanya, dia memilih memalingkan muka dan berjalan pergi.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Messi vs Asisten Setien

Pelatih Barcelona, Quique Setien. (AFP/Lluis Gene)

Foto-foto konflik ini dibagikan oleh El Partidazo de Movistar. Tentu, adegan Messi vs Sarabia ini sudah cukup menjelaskan buruknya cara kerja Setien dan staf pelatihnya.

Sarabia pun terlihat terkejut dengan sikap Messi dan mencoba mengulangi kalimatnya. Namun, sampai Messi kembali menaruh botol minum, dia tetap mengabaikan Sarabia.

Quique Setien melihat insiden ini, tapi dia pun tidak bisa bicara. Sepertinya menegur Messi bukanlah perkara mudah.

Tentu adegan Messi vs Sarabia ini langsung viral di media sosial. Adega ini pun sudah cukup membuktikan perpecahan antara staf pelatih dengan para pemain di ruang ganti.

Terlebih, di saat yang sama Real Madrid berhasil mengalahkan Espanyol dan mengukuhkan posisi di puncak klasemen sementara. Jika tidak segera memperbaiki masalah internal, Barcelona bisa terancam tanpa gelar musim ini.

Paling tidak, cara termudah yang bisa diambiil Barca adalah bicara langsung dengan Sarabia. Para petinggi harus turun tangan, suara pemain harus didengar.

 

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published 30/6/2020)

Berita Terkait