Pikiran Tenang, Maverick Vinales Bisa Fokus Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2020

oleh Hendry Wibowo diperbarui 13 Jul 2020, 13:15 WIB
Pebalap Yamaha, Maverick Vinales, saat beraksi pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Kamis (7/2). Pada tes pramusim kali ini Maverick Vinales menduduki posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 58.897 detik. (AFP/Mohd Rasfan)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Yamaha, Maverick Vinales digadang sebagai kandidat terkuat untuk mengalahkan rider Repsol Honda, Marc Marquez dalam perburuan titel juara dunia MotoGP 2020.

Tidak hanya kondisi fisik dan kemampuan, Maverick Vinales dianggap bisa 100 persen fokus untuk mengakhiri dominasi Marquez musim ini.

Advertisement

Yang mengatakannya adalah kepala kru tim Vinales di Yamaha, Esteban Garcia. Menurutnya pembalap asal Spanyol itu bisa berkonsentrasi pada perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020 lantaran sudah mengantongi kontrak bersama Yamaha kurun waktu dua musim ke depan.

"Memiliki kontrak memberi Anda ketenangan pikiran. Bayangkan situasi COVID-19, dengan begitu banyak ketidakpastian terus Anda tidak memiliki kontrak," kata Garcia.

Selama dua musim terakhir, Vinales juga dinilai telah meningkatkan aspek fisik, mental maupun gaya balap. Kesimpulannya kans mengalahkan Marquez di musim tidak biasa lantaran virus corona sangat terbuka.

"Terpenting adalah mendapatkan yang terbaik dari setiap momen," kata Garcia menjawab kemungkinan Vinales jadi juara dunia MotoGP 2020.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Terkesan Sikap Yamaha

Pembalap Monster Energy Maverick Vinales saat latihan bebas ketiga (FP3) MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Sabtu (16/11/2019). Vinales menempati posisi keenam pada FP3 MotoGP Valencia. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP)

Lebih lanjut Garcia menceritakan Maverick Vinales juga ingin menjawab kepercayaan Yamaha terhadapnya di MotoGP 2020.

Menurutnya eks pembalap Suzuki itu sangat terkesan dengan sikap Yamaha yang langsung memperpanjang kontrak berdurasi dua tahun setelah mengetahui banyak tim yang memburu.

"Yamaha berusaha keras agar Vinales bertahan dan itulah yang paling dia hargai karena ada banyak pilihan baginya untuk pergi," Garcia menceritakan.

"Ketika tim Yamaha melihat bahwa ada kemungkinan Vinales bisa pergi, tim segera menunjukkan langkah untuk memastikan ia bisa bertahan," lanjutnya.

Untuk diketahui, Maverick Vinales bakal berduet dengan Fabio Quartararo di tim pabrikan Yamaha mulai MotoGP 2021.

Sumber: Tuttomotoriweb

Berita Terkait