Saat Liga Vakum, Bek Madura United Berikan Coaching Clinic dari Kampung ke Kampung

oleh Nandang Permana diperbarui 26 Jul 2020, 19:15 WIB
Pemain Madura United, Guntur Ariyadi. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Bek Madura United, Guntur Ariyadi memanfaatkan waktu luang sebelum gabung bersama tim, dengan kegiatan positif. Guntur memberikan coaching clinic kepada anak-anak yang ada di daerah sekitarnya tinggal.

Sama seperti pemain profesional lainnya, pemain kelahiran Banyuwangi itu harus beraktivitas dari rumah sejak kompetisi dihentikan karena virus corona. 

Advertisement

"Saya latihan dengan temen-teman di kampung dan juga main sepeda. Kadang-kadang ada pertandingan silaturahmi, wadah buat pemain Kediri, REGAS," kata Guntur Ariyadi kepada Bola.com, Minggu (26/7/2020).

Guntur kadang menerima undangan bermain sepak bola dari kampung lain. Selain untuk ajang berlatih, Guntur memanfaatkan kesempatan itu untuk berbagi ilmu dengan masyarakat setempat tentang bagaimana cara dasar bermain bola dan mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga.

"Kadang diundang dari kampung ke kampung tujuan untuk menghibur dan edukasi kepada pemuda setempat supayaa giat berolah raga khususnya sepak bola," ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bisnis Online

Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, berebut bola dengan gelandang Madura United, Guntur Ariyadi, pada laga Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (22/12). Bali kalah 0-2 dari Madura. (Bola.com/Aditya Wany)

Selain kegiatan tersebut, Guntur membantu usaha online milik istrinya. Setiap hari, Guntur meringakan beban pekerjaan Istrinya dengan membantu pengemasan dan pengantaran.

"Alhamdulillah ada juga bantu-bantu istri. Saya mengambil barang, mengemas, terus mengantar ke ekspedisi. Bantu-bantu istri agar ada kesibukan saja," ungkapnya.

Guntur berharap, Shopee Liga 1 yang sudah ditunggu-tunggu benar-benar terlaksana pada Oktober mendatang. 

"Sebagai pemain profesional saya ingin eksis. Tntunya kompetisi berjalan dengan baik, harus dengan protokol kesehatan yang ketat dan semua disiplin dengan aturan saat ini. Saya sangat setuju kompetisi kembali digulirkan," harap Guntur.

Berita Terkait