Liga Italia: 5 Pilar Kunci Juventus untuk Melumat Crotone

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 17 Okt 2020, 23:00 WIB
Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Jakarta - Juara bertahan Juventus berjibaku melawan Crotone pada pekan keempat Liga Italia, Minggu (17/10/2020) dini hari WIB. Bianconeri diprediksi menang mudah pada pertandingan ini. 

Tim promosi tersebut, Crotone, masih terkunci di posisi terbawah klasemen sementara.

Advertisement

Dari tiga pertandingan yang telah dimainkan, Crotone belum memetik poin. Semua laga berakhir dengan kekalahan: 1-4 kontra Genoa, 0-2 lawan AC Milan, dan 1-4 versus Sassuolo.

Sebaliknya, Juventus ada di papan atas. Tim berjuluk I Bianconeri itu telah mengumpulkan 7 poin dari tiga pertandingan awal melawan Sampdoria 3-0, Roma 2-2, dan Napoli 3-0 (WO).

Situasi itu mengisyaratkan bila Juventus tidak akan kesulitan untuk menundukkan Crotone. Juventus diperkirakan menang walaupun di pertandingan Minggu (18/10/2020) dini hari WIB nanti tidak diperkuat Cristiano Ronaldo yang positif COVID-19.

Lantas, siapa saja pemain yang sekiranya bakal menjadi kunci kemenangan Juventus atas Crotone?

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 6 halaman

1. Leonardo Bunucci

Bek Juventus, Leonardo Bonucci, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Allianz, Minggu (20/9/2020). Juventus menang dengan skor 3-0. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Meski menjadi pemain bertahan, Bonucci kerap ikut andil dalam kemenangan Juventus. Misalnya dalam situasi sepak pojok untuk ikut berkerumun mencari bola lalu menyundul ke arah gawang lawan.

Serangan Crotone diprediksi juga tidak akan sulit diredam barisan pertahanan Juventus yang dikomandoi Bonucci. Materi pemain Crotone tidak sebagus Si Nyonya Tua.

Bisa jadi Crotone tidak akan banyak mengancam pertahanan Juventus. Sehingga para pemain belakang Juventus terbilang aman untuk sering membantu serangan.

 

3 dari 6 halaman

2. Juan Cuadrado

Gelandang Juventus, Juan Cuadrado. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pemain di posisi sayap ini bisa menjadi kunci kemenangan Juventus atas Crotone lewat pergerakannya menyusur tepi lapangan. Cuadrado biasanya beroperasi di sisi kanan.

Pergerakannya di sayap akan sering mengirim umpan ke kotak penalti lawan untuk dituntaskan para penyerang Juventus. Cuadrado sangat berpotensi bisa mencatat assist di pertandingan nanti.

Selain itu, pemain berusia 32 tahun ini juga punya tembakan akurat. Kemampuan itu bisa membuat perbedaan dalam pertandingan nanti.

 

4 dari 6 halaman

3. Rodrigo Bentancur

Pemain Juventus merayakan gol yang dicetak Rodrigo Bentacur ke gawang AS Roma dalam perempat final Coppa Italia yang digelar Kamis (23/1/2020). Juventus menang 3-1 atas AS Roma dan melangkah ke semifinal Coppa Italia. (Marco Bertorello/AFP)

Pemain Uruguay ini sepertinya akan menjadi kunci di lapangan tengah Juventus. Bentancur pasti mengemban tugas untuk menjaga keseimbangan permainan.

Dalam pertandingan nanti, pergerakannya diyakini lebih banyak di daerah pertahanan lawan. Crotone tampaknya akan memainkan pola bertahan sehingga kemungkinan permainan didominasi Juventus.

Namun, harus diingat, Crotone tetap punya potensi untuk mengejutkan. Jadi, lini tengah Juventus juga harus waspada dan sigap dalam memutus serangan tim lawan sejak lini tengah.

 

5 dari 6 halaman

4. Federico Chiesa

Federico Chiesa saat memperkuat Fiorentina. (AFP/ Isabella Bonotto)

Chiesa adalah pemain Juventus yang baru direkrut saat memasuki jeda internasional. Jadi, pertandingan melawan Crotone nanti bakal menjadi debutnya berseragam Juventus.

Posisinya sebagai bagian dari trisula serangan Juventus membuka kemungkinan mencetak gol. Jadi, Chiesa bisa jadi bakal mencatat gol dalam debutnya.

Nilai tambah lainnya dari pemain berusia 22 tahun ini adalah motivasi bermain. Chiesa bakal punya ambisi baru bersama klub penguasa Italia dalam sembilan tahun terakhir.

 

6 dari 6 halaman

5. Alvaro Morata

Alvaro Morata - Alvaro Morata meninggalkan Atletico Madrid dan hengkang ke Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Pemain asal Spanyol ini pernah menjadi bagian dari lini depan Juventus pada musim 2014/15 dan 2015/16. (AFP/Alberto Pizzoli)

Sebagai targetman di lini depan, Morata akan memimpin serangan Juventus. Pasalnya, tim asuhan Andrea Pirlo itu akan bermain tanpa Paulo Dybala yang cedera dan Cristiano Ronaldo yang positif COVID-19.

Diyakini pula, Morata bisa mulai menemukan ketajamannya di Juventus dalam pertandingan melawan Crotone. Dengan pasokan bola dari lini tengah dan sayap, mantan pemain Real Madrid ini berpotensi menjadi produsen gol dalam laga nanti.

Namun, seandainya Morata ditutup rapat pemain belakang Crotone, ia bisa tetap berperan besar. Caranya dengan menjadi pembuka ruang buat pemain lain masuk ke kotak penalti lawan.

Sumber: dari berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Fitri Apriyani/Editor Gia Yuda Pradana, published 17/10/2020)

Berita Terkait