Sebelum Gabung PSMS, Ferdinand Sinaga Hampir Kembali ke Persib

oleh Erwin Snaz diperbarui 21 Okt 2020, 21:00 WIB
PSM Makassar - Ferdinand Sinaga (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan, Ferdinand Sinaga sempat ingin kembali menjadi kekuatan Maung Bandung.

Namun, keinginan Ferdinand tersebut tidak terwujud karena adanya aturan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), di mana seluruh klub peserta tidak boleh melakukan perekrutan pemain sesama peserta Liga 1 2020.

Advertisement

"Jadi tidak ada pemain yang diizinkan pindah dari klub Liga 1 ke klub Liga 1 lainnya. Dari Liga 2 bisa pindah ke Liga 1 dan dari Liga 1 ke Liga 2 juga," jelas Robert Alberts di Bandung, Rabu (21/10/2020).

Karena itu, sambung Robert, Ferdinand gagal kembali memperkuat Persib karena masih tercatat sebagai pemain PSM Makassar dan memilih dipinjamkan ke PSMS Medan yang mengarungi kompetisi Liga 2.

"Tapi jika ada pemain asing yang tiba-tiba datang seharusnya tidak ada jeda transfer. Pertanyaannya adalah bisakah merekrut pemain dari tim lain sekarang? Karena ada banyak pemain yang tidak mau tinggal di timnya saat ini karena pembayaran yang buruk," tegas Robert.

Robert sudah mendengar kabar bahwa saat ini ada beberapa pemain di klub yang tidak mendapatkan jaminan dari klubnya untuk menjalani operasi. Hal itu tentu menjadi kabar buruk bagi persepak bolaan Indonesia.

"Kami punya daftar panjang pemain yang mau datang bergabung ke Persib Bandung, salah satunya Ferdinand Sinaga yang selalu menjalin pembicaraan tapi itu tidak dibolehkan. Tapi hal lain kerap tiba-tiba dibolehkan. Jadi tidak ada yang tahu mana yang boleh dan mana yang tidak," ucap Robert.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Rencana Berubah

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Bola.com/Erwin Snaz)

Maka itu sambung pelatih berusia 65 tahun ini, ketika PSSI memutuskan bahwa transfer window bisa dibuka lebih cepat sangat kaget. Alasannya karena para pemain asing di beberapa klub memilih untuk hengkang.

"Padahal sebelumnya sudah sangat jelas akan ada transfer di paruh kedua pada bulan Desember jika liga digelar sesuai rencana pada Oktober. Dan itu masuk akal karena kami baru memainkan tiga laga, jadi tidak bijak untuk mengganti komposisi pemain," tutur Robert mengakhiri.

Berita Terkait