Pemain-Pemain yang Pernah Membela Real Madrid dan Barcelona, Termasuk Eks Timnas Indonesia Luis Milla

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 10 Apr 2021, 07:15 WIB
Logo Real Madrid dan Barcelona. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Pemenang dalam El Clasico akhir pekan nanti akan menduduki puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Real Madrid dan FC Barcelona akan menghadapi pertandingan ini dengan rekor luar biasa; keduanya belum pernah kalah di La Liga sejak pertengahan Januari silam.

El Clasico memang bukanlah laga biasa. Rivalitas Real Madrid dan Barcelona selalu dibumbui drama-drama menegangkan, baik di dalam maupun luar lapangan.

Advertisement

Namun demikian, bukan berarti tak ada pemain yang membelot dari Real Madrid ke Barcelona maupun sebaliknya. Menariknya, sebagian orang menganggapnya sebagai pengkhianat, tapi tak sedikit pula yang tetap memujinya.

El Clasico akan segera tersaji pada Minggu (11/4/2021) dini hari pukul 02:00 WIB. Untuk menyambut pertandingan ini, mari kita lihat siapa saja pemain yang pernah membela Real Madrid dan FC Barcelona.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 7 halaman

Luis Figo

Legenda Real Madrid, Luis Figo, memiliki label tersendiri bagi fans Barcelona. Kepindahannya dari Barcelona ke Real Madrid adalah salah satu drama terbesar di dunia sepak bola, bahkan Figo dilabeli sebagai penghianat abadi oleh fans Barcelona kala itu. (kolase foto AFP)

Pada 25 Juli 2000, Luis Figo menjadi pemain termahal di dunia ketika ia pindah ke Real Madrid dari FC Barcelona, dengan harga 62juta euro. Hal ini membuat penggemar Barca marah mengingat Figo pindah ketika ia dalam performa terbaiknya, dan memenangi penghargaan Ballon d’Or tak lama setelah bergabung dengan Los Blancos.

Figo bermain sangat baik bagi kedua tim, mencatatkan lebih dari 150 pertandingan dan memenangi dua gelar La Liga bagi tiap tim. Figo lalu hengkang dari Real Madrid pada tahun 2003, setelah menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain asing terbaik di LaLiga.

3 dari 7 halaman

Ronaldo Nazário

Mantan pemain Real Madrid, Ivan Campo, menyebut sosok Ronaldo Nazario menjadi salah satu pemain yang paling ditakutinya. (AFP/Andreu Dalmau)

Ronaldo Nazario juga pernah membela kedua tim, namun ia masih dicintai oleh penggemar kedua tim, bahkan hingga saat ini. Ronaldo bergabung dengan FC Barcelona pada musim 1996/1997 dari PSV dengan harga 19,5juta euro. Meskipun ia hanya bermain satu musim, Ronaldo sangat luar biasa dengan catatan 47 gol dari 49 pertandingan untuk membantu FC Barcelona menjuarai Piala Winners UEFA, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Karena adanya permasalahan di kontrak, Inter Milan berhasil memboyongnya dari Barca. Lima musim kemudian, ia bergabung dengan Real Madrid dengan harga 46juta euro, untuk bergabung dengan Galactico lainnya, seperti Zidane, Beckham, dan Roberto Carlos.

Walaupun ia banyak mengalami cedera, Ronaldo meraih banyak sukses di Real, memenangi Ballon d'Or, La Liga, Piala Intercontinental, Piala Super Spanyol, dan mencatatkan 83 gol dalam 127 penampilan.

4 dari 7 halaman

Michael Laudrup

Michael Laudrup saat berkostum Barcelona (fcbarcelona)

Dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, Michael Laudrup adalah figur kunci dalam Dream Team FC Barcelona asuhan Johan Cruyff. Bersama Cruyff, Laudrup memenangi sembilan trofi Bersama FC Barcelona, termasuk empat gelar La Liga Santander beruntun di tahun 1991-1994, dan Piala Eropa di tahun 1992.

Laudrup secara mengejutkan pindah ke Real Madrid setelah Piala Dunia 1994. Setelah pindah ke Real Madrid, Laudrup juga menjuarai gelar L aLiga di tahun 1995, menjadikannya satu-satunya pemain yang memenangi gelar La Liga lima kali beruntun dengan dua klub berbeda. Ia lalu pindah ke Vissel Kobe dengan status salah satu pemain terhebat yang pernah bermain bagi Barca dan Real.

5 dari 7 halaman

Luis Enrique

1. Luis Enrique - Luis Enrique adalah salah satu pemain yang pindah langsung dari Real Madrid ke Barcelona pada tahun 1991. Luis Enrique membela Real Madrid pada 1991-1996 dan berseragam Barcelona pada 1996-2004. (AFP/Cesar Rangel)

Pelatih timnas Spanyol saat ini, Luis Enrique, menjadi pemain keempat di daftar ini yang pernah bermain bagi kedua klub. Enrique bergabung dengan Real Madrid dari Sporting Gijon di tahun 1991, dan menghabiskan lima musim Bersama Los Merengues. Enrique bahkan turut mencetak gol bagi Real Madrid dalam kemenangan 5-0 atas FC Barcelona pada Januari 1995.

Enrique lalu merasa tak diapresiasi oleh klub, lalu pindah ke Barcelona pada tahun 1996. Meskipun ia dianggap sebagai “orang asing” pada masa-masa awalnya bersama Barca, ia kemudian berhasil menjadi legenda bagi klub tersebut, dan menghabiskan delapan musim di Camp Nou.

Enrique juga berhasil menjadi kapten tim, dan mencetak 73 gol dalam 207 penampilan. Ia lalu pensiun di tahun 2004 dalam usia 34 tahun, lalu menjadi manajer Barcelona untuk merengkuh gelar La Liga dan Liga Champions.

6 dari 7 halaman

Bernd Schuster

Bernd Schuster (Juli 2007-Desember 2008), 58,7%, pelatih Jerman itu sukses memberikan gelar gelar La Liga dan juga Piala Super Spanyol.(AFP/Philippe Desmazes)

Bernd Schuster adalah pemain penting bagi FC Barcelona, dengan catatan 170 penampilan dalam delapan musimnya di klub tersebut. Schuster memiliki talenta luar biasa dan menjadi pemain kesayangan para penggemar, memenangi European Silver Ball tahun 1980, dan Bronze Ball tahun 1981 dan 1985.

Kepindahannya ke Real Madrid di tahun 1988 sangat kontroversial, dan terjadi di saat Madrid mulai menguasai La Liga. Ia bertahan di Bernabeu selama dua musim, mencetak 13 gol dalam 61 penampilan. Schuster lalu melatih Real Madrid di tahun 2007 dan berhasil merengkuh gelar La Liga musim 2007/2008.

7 dari 7 halaman

Pemain Lainnya

3. Samuel Eto’o - Pemain asal Kamerun ini memulai karier profesionalnya di Santiago Bernabeu namun hanya bermain enam kali untuk Real Madrid. Eto'o kemudian pindah ke Barcelona pada 2004, ia mencetak 130 gol dalam 199 penampilan untuk Barcelona. (AFP/Lluis Gene)

Nama-nama lain yang pernah membela kedua tim adalah Samuel Eto’o, Javier Saviola, mantan pelatih Valencia CF Albert Celades, pelatih Sevilla FC saat ini Julen Lopetegui, mantan pelatih timnas Indonesia Luis Milla, kiper legendaris Ricardo Zamora, dan nama terakhir adalah Takefusa Kubo, yang didatangkan Real Madrid di tahun 2019, setelah menemba ilmu di akademi La Masia.

Sumber: La Liga

Berita Terkait