M. Hidayat Masih Terngiang-ngiang Kenangan saat Persebaya Juara Liga 2

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 22 Jul 2021, 15:15 WIB
Gelandang Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat. (Tangkapan layar YouTube Persebaya)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya dikenal jago melahirkan pemain-pemain berkualitas dan potensi. Satu di antaranya adalah Muhammad Hidayat, gelandang bertenaga asal Bontang, Kalimantan Timur.

Ia sudah lama berseragam Bajul Ijo (Julukan Persebaya) dan menjadi idola bagi para Bonek mania. Musim ini sekaligus menjadi tahun kelimanya menjadi bagian dari Persebaya Surabaya.

Advertisement

Berposisi sebagai gelandang jangkar, perannya sangat vital, tidak hanya jago memutus serangan lawan, namun piawai membantu penyerangan. Prestasi terbaiknya adalah langsung membawa Persebaya juara Liga 2 di musim 2017 dan promosi ke Liga 1.

Ia cukup menikmati kariernya di Persebaya dan sulit untuk berpaling ke klub lain. Rasa cintanya dan kenyamanan bermain untuk Persebaya menjadi alasannya betah.

"Sudah nyaman di sini (Persebaya), rasa kekeluargaan yang sangat luar biasa. Kenangan bermain di Persebaya adalah membawa juara Liga 2 yang bakal sulit saya lupakan," terang Hidayat dalam kanal YouTube TV ofisial Persebaya, 11 Juli 2021.

"Saya tidak menyangka bisa bergabung dengan tim sebesar Persebaya," ujarnya.

 

Video

2 dari 2 halaman

Adaptasi Budaya

Dua pemain Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat dan Reva Adi Utama, tampak serius menjalani latihan. (Dok. Persebaya)

Sebagai orang pendatang di Surabaya dengan kultur khas Jawa Timur, ia sudah beradaptasi. Termasuk menyesuaikan dalam berbahasa dan makanan khas Surabaya.

Sebagai buktinya, Hidayat sedikit mengerti dan bisa berbahasa Jawa. Ataupun menyukai sejumlah menu khas Jawa Timur, khususnya Surabaya.

"Wis mangan apa durung (Sudah makna apa belum)? Makanan khas saya suka lontong balap," jelas pemain berusia 25 tahun itu.

Berita Terkait