Zinedine Zidane, Antonio Conte, dan 8 Kandidat Suksesor Mikel Arteta di Arsenal

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 24 Agu 2021, 10:36 WIB
Arsenal - Thierry Henry, Mikel Arteta, Antonio Conte (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta Arsenal kembali meraih hasil buruk dalam ajang Premier League 2021/2022. Klub berjuluk The Gunners itu baru saja takluk dari Chelsea.

Arsenal menjamu Chelsea di Emirates Stadium pada Minggu (22/8/2021) malam WIB. Namun, tim tuan rumah menyerah 0-2 dalam laga bertajuk Derby London tersebut.

Advertisement

Hasil ini menjadi kekalahan beruntun Arsenal dalam dua pertandingan awal Premier League musim ini. Pasukan Mikel Arteta sebelumnya takluk 0-2 di tangan tim promosi Brentford.

Rentetan hasil buruk itu membuat Arsenal terjerumus ke zona degradasi. Tim Meriam London menghuni posisi ke-19 di klasemen sementara Premier League.

Kekalahan dari Chelsea juga membuat Arteta berada dalam masalah besar. Pria asal Spanyol tersebut bisa kehilangan pekerjaannya dalam waktu dekat.

Jika Arteta benar-benar dipecat Arsenal, siapa kira-kira calon penggantinya? 

2 dari 11 halaman

Thierry Henry

Pelatih baru AS Monaco, Thierry Henry, memainkan bola saat memimpin sesi latihan di La Turbie, Monaco, Jumat (19/10/2018). Thierry Henry menggantikan posisi Leonardo Jardim yang baru saja dipecat pada awal musim ini. (AFP/Valery Hache)

Thierry Henry merupakan legenda Arsenal. Sebagai pemain, Henry pernah mengantarkan The Gunners meraih berbagai macam trofi, termasuk dua titel Premier League.

Usai pensiun, Henry mulai meniti karier di dunia kepelatihan. Dia sempat menukangi AS Monaco dan Montreal Impact meski tidak berlangsung lama.

Henry saat ini tidak sedang menangani klub. Namun, dia sekarang menjabat sebagai asisten pelatih di tim nasional Belgia.

  

3 dari 11 halaman

Frank Lampard

Pemecatan akhirnya dialami juga oleh manajer Chelsea Frank Lampard. Gerah dengan hasil minor cuma menang 2 kali dalam 8 pertandingan terakhir, petinggi Chelsea mengumumkan pemecatan tersebut pada Senin (25/1/2021). Berikut perjalanan karir si "chubby". (AFP/Andy Rain/Pool)

Frank Lampard meninggalkan Chelsea pada awal tahun ini. Dia harus cabut dari Stamford Bridge setelah setelah dinilai gagal mengangkat performa The Blues.

Lampard diangkat menjadi manajer Chelsea pada tahun 2019. Namun, pria berusia 42 tahun tersebut hanya bertahan selama 18 bulan di klub.

Sebelum mengambil alih Chelsea, Lampard pernah menukangi Derby County. Dia berhasil mengantarkan timnya ke partai final Play-off Championship.

4 dari 11 halaman

Lucien Favre

Pelatih Borussia Dortmund, Lucien Favre, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Club Brugge pada laga lanjutan Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Borussia Dortmund menang 3-0 atas Club Brugge. (AFP/Ina Fassbender)

Saat ini Lucien Favre sedang tidak punya klub. Pelatih asal Swiss itu menganggur setelah dipecat Borussia Dortmund pada bulan Desember tahun lalu.

Favre diangkat sebagai pelatih Dortmund pada tahun 2018. Sebelumnya, dia pernah mengangani sejumlah klub seperti Nice, Borussia Monchengladbach dan Hertha Berlin.

Favre berhasil mengantarkan Dortmund meraih posisi runner-up di Bundesliga selama dua musim berturut-turut. Prestasi terbaiknya adalah memberi trofi Piala Super Jerman pada 2019.

  

5 dari 11 halaman

Paulo Fonseca

Paulo Fonseca, saat AS Roma melawan Inter Milan pada laga Serie A di Stadion Olympic, Roma, Minggu (19/7/2020). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP/Riccardo De Luca)

Paulo Fonseca sebelumnya merupakan pelatih AS Roma. Namun, dia memutuskan untuk meninggalkan klub Italia tersebut pada akhir musim 2020/21.

Fonseca sempat melakukan pembicaraan dengan Tottenham pada musim panas ini. Namun, pria asal Portugal tersebut gagal mengikat kontrak dengan Spurs.

Sebelum menukangi Roma, Fonseca pernah melatih sejumah klub seperti Shakhtar Donetsk, Braga dan Porto. Dia bahkan pernah meraih tujuh trofi selama bekerja di Ukraina.

  

6 dari 11 halaman

Eddie Howe

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer (kiri) dan Manajer Bournemouth Eddie Howe berbicara usai pertandingan Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (4/7/2020). Manchester United menang 5-2 atas Bournemouth. (Clive Brunskill/Pool via AP)

Eddie Howe meraih kesuksesan besar selama menukangi Bournemouth. Dia berhasil mengantar mereka bermain di Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Howe menangani Bournemouth dalam dua periode yang berbeda. Namun, dia meninggalkan The Cherries pada musim panas tahun lalu.

Howe saat ini tengah menganggur. Pri asal Inggris tersebut sebelumnya juga pernah menangani Burnley.

7 dari 11 halaman

Antonio Conte

Pelatih enerjik, Antonio Conte menerapkan aturan aneh berupa diet ketat untuk pemainnya. Ia juga membatasi konsumsi makanan seperti pizza, saus tomat, dan minuman bersoda. Alasan pelatih yang membawa Inter Milan juara Serie A musim lalu ini untuk menjaga kebugaran pemain. (Foto: AFP/Miguel Medina)

Antonio Conte berhasil memenangkan gelar Serie A bersama Inter Milan pada musim lalu. Kesuksesan itu sekaligus mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan musim terakhir.

Namun, Conte memutuskan untuk berpisah dengan Inter pada akhir musim. Dia mengundurkan diri gara-gara perbedaan visi dengan manajemen La Beneamata.

Setelah meninggalkan Inter, Conte sempat didekati Tottenham. Namun, kedua belah pihak pada akhirnya tidak bisa mencapai kesepakatan.

8 dari 11 halaman

Zinedine Zidane

Ia mengakhiri karir sebagai pemain sepak bola pada tahun 2006 dan saat ini didaulat sebagai juru taktik tim yang berjuluk Los Blancos sejak tahun 2016. (Foto: AFP/Oscar Del Pozo)

Zinedine Zidane sebelumnya menangani Real Madrid. Namu, dia gagal mempersembahkan gelar juara untuk Los Blancos pada musim 2020/2021.

Zidane akhirnya memutuskan untuk mundur dari kursi pelatih Real Madrid pada akhir musim. Ini adalah kali kedua pelatih berusia 48 tahun itu mundur dari Los Blancos.

Zidane sebelumnya pernah mundur sebagai pelatih Los Blancos pada 2018. Zidane berhasil mempersembahkan dua gelar La Liga dan tiga Liga Champions selama menangani El Real.

9 dari 11 halaman

Ernesto Valverde

Memecat Ernesto Valverde dan mendatangkan Quique Setien. Ernesto Valverde didatangkan pada Mei 2017 menggantikan Luis Enrique. Pada 2019 ia dipecat usai kalah di final Piala Super Spanyol meskipun telah mempersembahkan 4 trofi domestik dalam kurun hampir 3 tahun melatih. (AFP/Oli Scarff)

Ernesto Valverde sebenarnya punya prestasi yang bagus bersama Barcelona. Dia berhasil mempersembahkan dua titel juara La Liga kepada Blaugrana.

Meski begitu, Valverde dipecat Barcelona pada Januari 2020. Dia harus angkat kaki dari Camp Nou setelah Barcelona tersingkir di semifinal Piala Super Spanyol.

Sejak saat itu, Valverde belum terlihat kembali melatih. Pria asal Spanyol itu sebelumnya juga pernah memenangkan gelar bersama Athletic Bilbao dan Olympiakos.

10 dari 11 halaman

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo merupakan mantan pemain sepak bola yang legendaris di liga Italia. Ia ditunjuk untuk menjadi pelatih kepala klub Juventus menggantikan Maurizio Sarri pada tahun 2020. Sayangnya karir kepelatihannya belum secemerlang kala seperti menjadi pemain bola. (Foto: AFP/Miguel Medina)

Andrea Pirlo ditunjuk menjadi pelatih Juventus pada awal musim 2020/2021. Pelatih 42 tahun itu dipercaya untuk menggantikan posisi Maurizio Sarri di Turin.

Meski baru melatih, Pirlo mampu mempersembahkan dua trofi buat Juventus. Dia berhasil menyabet gelar juara Piala Super Italia dan Coppa Italia.

Terlepas dari dua gelar tersebut, Pirlo ternyata harus meninggalkan Juventus. Dia diputus kontrak dari jabatannya sebagai pelatih Bianconeri pada akhir musim.

  

11 dari 11 halaman

Gennaro Gattuso

Manajer tim Napoli, Gennaro Gattuso memberi instruksi kepada timnya saat menghadapi Parma dalam laga lanjutan Liga Italia 2020/21 pekan ke-20 di Diego Armando Maradona Stadium, Minggu (31/1/2021). Napoli menang 2-0 atas Parma. (LaPresse via AP/Alessandro Garofalo)

Musim panas 2021 nampaknya kurang bersahabat untuk Gennaro Gattuso. Mantan pelatih AC Milan itu gagal mendapatkan klub baru.

Setelah mundur dari posisinya sebagai pelatih Napoli, Gatusson sepakat pindah ke Fiorentina. Namun, dua pekan kemudian Gattuso malah mundur.

Nama Gattuso sempat meramaikan bursa pelatih anyar Tottenham. Tetapi, Gattuso akhirnya gagal berlabuh ke sana.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, 23/8/2021)

Berita Terkait