Saat Boaz Solossa dan Lionel Messi Senasib: Tokcer di Klub Lama, Melempem di Tim Baru

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 25 Sep 2021, 09:30 WIB
Ilustrasi - Boaz Solossa dan Lionel Messi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Keputusan untuk pindah dari klub yang telah lama dibela ke tim baru di pengujung usia produktif memang sangat beresiko. Tidak percaya? Tanya saja kepada Boaz Solossa dan Lionel Messi. Keduanya bernasib mirip di musim ini.

Setelah 16 tahun setia dengan Persipura Jayapura, Boaz Solossa terpaksa meninggalkan tim tanah kelahirannya itu dengan pilu. Bersama kompatriotnya, Yustinus Pae, striker berusia 35 tahun ini dipecat dengan vonis indisipliner berat yang berulang.

Advertisement

Boaz Solossa dan Yustinus Pae disinyalir memberdayakan budaya meminum minuman keras selama karier keduanya di Persipura.

Per 2020 menurut catatan dari Kata Data, Boaz Solossa adalah pencetak gol terbanyak keempat Liga Indonesia dengan total 176 gol. Semua golnya disumbangkan Bochi, karibnya disapa, hanya untuk Persipura.

Boaz Solossa tertinggal dari Cristian Gonzales yang mengemas 249 gol, Budi Sudarsono yang membukukan 185 gol, dan cuma terpaut dua gol dari Bambang Pamungkas yang menduduki peringkat ketiga.

2 dari 4 halaman

Dicap sebagai Pemain Lokal Termahal

Borneo FC tak tinggal diam, lewat Boaz Salossa (kanan) serangan juga coba dilancarkan ke pertahanan Persib Bandung. Namun, bek Persib Bandung, Supardi Nasir terus mengawal pergerakan Boaz. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Untungnya, masih ada klub yang percaya dengan sisa-sisa kejayaan Boaz Solossa. Adalah Borneo FC, yang berani menampungnya bahkan melabelinya sebagai "pemain lokal termahal di Indonesia".

"Saya rasa, Boaz Solossa adalah pemain lokal termahal di Indonesia. Yang penting, kontribusinya untuk tim nanti jelas," kata Presiden Borneo FC, Nabil Husien medio Juli 2021.

Sejauh ini, Boaz Solossa belum mampu menjawab ekspektasi Borneo FC. Bekas kapten Timnas Indonesia itu masih mandul dalam tiga partai BRI Liga 1 2021/2022.

Boaz Solossa bermain dua kali sebagai starter dan sekali menjadi supersub dengan jumlah 158 menit bermain. Namun, Bochi masih nihil menyumbangkan gol dan assist.

Boaz Solossa sempat diberikan kesempatan untuk turun secara penuh ketika Borneo FC diimbangi Barito Putera 1-1 pada pekan ketiga. Berperan sebagai target man, Bochi tidak bisa berkutik di hadapan lini belakang lawan.

3 dari 4 halaman

Dibela Caretaker Pelatih Borneo FC

Penyerang Borneo FC, Boaz Solossa saat melawan Persik Kediri dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (10/9/2021). Borneo FC kalah 0-1. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Terbaru, Boaz Solossa dimainkan sebagai penyerang sayap kanan saat Borneo FC mengimbangi Persib Bandung pada Kamis (23/9/2021).

Baru juga 53 menit bermain, Boaz Solossa telah ditarik keluar oleh pelatih caretaker Ahmad Amiruddin untuk memberikan posisinya kepada Wawan Febrianto.

Amiruddin masih memaklumi performa Boaz Solossa yang masih jauh dari kata memuaskan. Untugnya, kinerja kurang maksimal Bochi tidak berujung negatif bagi Borneo FC.

Tim berjuluk Pesut Etam ini masih mampu menduduki peringkat ke-8 klasemen sementara dengan lima poin dari empat pertandingan.

"Dia mungkin belum kembali ke top performanya. Sebab, dia agak terlambat gabung tim ini. Jadi dia masih butuh proses. Namun secara perkembangan, sekarang dia sudah lebih bagus," katanya setelah Borneo FC bermain imbang kacamata melawan Persib.

4 dari 4 halaman

Lionel Messi Seperti Boaz Solossa

Akurasi umpan Messi juga mencapai 83 persen dan menorehkan tiga dribel sukses. Sayangnya, Lionel Messi masih belum mampu mencetak gol perdana bersama Paris Saint-Germain. (AFP/Frank Fife)

Setali tiga uang dengan Boaz Solossa, Lionel Messi juga masih melempem di PSG.

Lionel Messi terpaksa meninggalkan Barcelona, klub yang telah dibelanya sejak 2003 karena peraturan pembatasan gaji yang membuatnya tidak dapat memperpanjang kontrak.

Di Barcelona, Transfermarkt merangkum, Lionel Messi mampu membukukan 672 gol dan 301 assists dari 778 penampilan.

Lionel Messi memutuskan untuk bergabung dengan PSG dan membentuk trisula maut bersama Neymar dan Kylian Mbappe.

Hingga sembilan pertandingan yang telah dilalui PSG di seluruh kejuaraan pada musim ini, kontribusi Lionel Messi masih nihil.

Lionel Messi bermain dalam tiga partai dengan catatan 190 menit bertanding, namun tanpa catatan gol dan assist.

Untungnya, sumbangsih minim Lionel Messi tidak memengaruhi performa PSG di musim ini. Tim dengan sebutan Les Parisiens itu mampu menyapu bersih tujuh partai Ligue 1 dengan kemenangan dan mencatatkan 20 gol.

Usia Lionel Messi dan Boaz Solossa yang tidak muda lagi membuat keduanya perlahan kehilangan sentuhan. Masa penyesuaian di klub baru juga bikin keduanya membutuhkan waktu untuk setidaknya dapat menjadi pemain yang diandalkan.

Berita Terkait