Ulasan Kiper Timnas Indonesia dalam 2 Laga Kontra Curacao: Nadeo dan Syahrul Sama-sama Bisa Diandalkan!

oleh Hery Kurniawan diperbarui 28 Sep 2022, 05:30 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Arga Winata saat laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/9/2022) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menjalani dua pertandingan melawan Curacao pada FIFA Matchday September 2022, yaitu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung pada Sabtu (24/9/2022) dan Stadion Pakansari pada Selasa (27/9/2022).

Dalam dua pertandingan tersebut, Shin Tae-yong memasang dua kiper berbeda untuk mengawal gawang Timnas Indonesia. Dalam laga pertama di Bandung, Nadeo Argawinata yang mendapatkan kepercayaan. Sementara di Pakansari, Syahrul Trisna dijajal oleh Shin Tae-yong.

Advertisement

Nadeo Argawinata melakukan beberapa penyelamatan penting dalam pertandingan pertama Timnas Indonesia. Kiper Bali United itu tampil cukup baik meski juga harus kebobolan dua gol dalam pertandingan tersebut.

Curacao mencetak dua gol lewat Rangelo Janga dan Juninho Bacuna yang membuat Nadeo dua kali mengambil bola dari dalam gawangnya. Namun, Timnas Indonesia berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2.

 

2 dari 3 halaman

Dua Penyelamatan Krusial Syahrul Trisna

Timnas Indonesia - Muhammad Adi Satryo, Syahrul Trisna, Ernando Ari, Nadeo Argawinata dan Shin Tae-yong (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)

Pada laga kedua melawan Curacao, Shin Tae-yong berani melakukan rotasi. Ia memarkir Nadeo Argawinata dan mempercayakan Syahrul Trisna untuk mengawal gawang Timnas Indonesia.

Persikabo 1973 itu mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Beberapa kali eks kiper PSS Sleman ini melakukan penyelamatan hebat. Termasuk dua kali upaya tendangan keras dari luar kotak penalti oleh para pemain Curacao.

Syahrul pun bisa memberikan instruksi kepada para pemain belakang Timnas Indonesia. Meski masih ada beberapa aspek dari permainan Syahrul yang harus ditungkatkan.

 

 
3 dari 3 halaman

Riyandi, Cahya, dan Ernando Antre Dulu

Dari total 5 laga bersama Timnas senior, Muhammad Riyandi mampu mencetak 1 kali clean sheet dan kebobolan 8 gol. Kelemahannya adalah ia masih canggung dalam melakukan passing dan memberi komando kepada para pemain belakang serta kurang cermat dalam duel udara. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Selain dua kiper di atas, Timnas Indonesia masih punya stok kiper lain yang memiliki kualitas yang sangat baik.

Dalam skuad Timnas Indonesia terkini ada sosok Muhammad Riyandi. Kiper berusia 22 tahun itu terus berkembang di Persis Solo.

Kemudian ada kiper belia Persija Jakarta, Cahya Supriadi. Kiper berusia 18 tahun itu tampil gemilang saat membela Timnas Indonesia U-19.

Jangan lupakan pula sosok Ernando Ari Sutaryadi. Jika sudah pulih dari cedera, posisinya di Timnas Indonesia kemungkinan besar bisa kembali.

Berita Terkait