Bekerja Sama dengan La Liga, Wimbledon Hindari Pembajakan Tayangan Olahraga

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 16 Jul 2023, 11:00 WIB
Wimbledon. (AFP Photo/Adrian Dennis)

Bola.com, Jakarta - Turnamen grand slam tenis tertua di dunia, Wimbledon, tengah belangsung dan akan mencapai puncaknya pada Minggu (16/7/2023). Sebagai turnamen yang memiliki penggemar dari seluruh dunia, tayangan Wimbledon pun berpotensi untuk dibajak.

Dengan penonton di seluruh dunia yang mencapai 80 juta, Wimbledon menjadi salah satu kegiatan olahraga yang menonjol secara global.

Advertisement

Seperti halnya acara olahraga lain, banyak pihak ilegal bakal berusaha mendapatkan keuntungan dari pembajakan tayangan Wimbledon.

Namun, penyelenggara turnamen tenis legendaris itu mulai memperkuat kemampuan mereka menghapus siaran ilegal dengan melakukan kesepakatan global dengan La Liga Tech.

"Pembajakan ilegal konten olahraga adalah momok bagi industri kami, dan perlindungannya bagi pemberi lisensi dan penyiar pemegang hak sangat penting jika kami ingin mempertahankan ekosistem yang seha dan hidup," ujar Kepala Penyiaran, Produksi dan Hak Media All England Club, Paul Davies.

"Bersama La Liga Tech, kami telah menemukan solusi global canggih untuk memantau dan dengan cepat menghentikan siaran ilegal dan indikasi awal adalah bahwa mereka melakukannya dengan kesuksesan yang luar biasa," lanjutnya tentang kerja sama Wimbledon dan La Liga Tech.

 

 

2 dari 2 halaman

Pemantauan dan Penghapusan Konten Ilegal

La Liga - Ilustrasi Logo La Liga Musim 2023/2024 (Bola.com/Erisa Febri)

 

Layanan Perlindungan Konten akan melakukan pemantauan dan penghapusan konten bajakan terkait siaran pertandingan selama dua pekan Wimbledon.

Pemantauan akan meliputi seach engine, situs media sosial, online market, layanan IPTV, atau aplikasi apa pun.

Perlindungan Konten menangani pembajakan online dengan memindai semua saluran tempat konten ilegal didistribusikan atau dipromosikan, menghapusnya, dan mengumpulkan bukti untuk melanjutkan ke prosedur hukum.

Tim analis ahlinya yang berbasis di seluruh dunia bekerja sama dengan platform distribusi penyiaran dan jejaring sosial terbesar di dunia untuk memastikan konten dihapus secepat mungkin.

"The Championship adalah bagian yang tidak boleh dilewatkan dari tahun olahraga dan dengan demikian menarik upaya di seluruh dunia dari orang jahat yang mencoba membagikan konten secara ilegal untuk mendapatkan keuntungan," ujar Direktur Perlindungan Konten La Liga Tech, Guillermo Rodriguez.

"Kami menyediakan sumber daya teknis dan manusia untuk menghentikan ini dan memastikan lebih banyak konten terdeteksi dan dihapus secara real time, yang penting untuk industri di mana begitu banyak nilai beasal dari pengalaman langsung," lanjutnya.

 

Berita Terkait