Arkhan Fikri Jadi Langganan Perkuat Timnas Indonesia, Arema FC Tegaskan Bukan Proses Instan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 19 Des 2023, 14:15 WIB
Ekspresi pemain Timnas Indonesia U-20, Arkhan Fikri saat melawan Selandia Baru pada laga International Friendly Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (19/02/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Malang - Meski prestasi Arema FC di BRI Liga 1 2023/2024 sedang buruk, mereka masih bisa menyumbangkan pemain untuk Timnas Indonesia. Gelandang muda, Arkhan Fikri yang masuk dalam 29 pemain pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan dan Piala Asia 2024.

Sebenarnya ini bukan kejutan. Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu, dia juga jadi satu-satunya pemain Arema FC yang membela memperkuat Timnas Indonesia.

Advertisement

Meski baru berusia 18 tahun, Arkhan sudah jadi pemain yang paling sibuk di tim berjuluk Singo Edan. Ketika rekannya di klub libur sampai 8 Januari, dia harus terbang ke Turki untuk pemusalah latihan Timnas Indonesia.

Pemusatan latihan itu akan berlangsung 20 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024. Setelah itu dilanjutkan dengan ajang Piala Asia di Qatar pertengahan Januari 2024.

==

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 
2 dari 5 halaman

Sudah Terbiasa

Pemain Timnas Indonesia U-20, Arkhan Fikri menggiring bola pada laga International Friendly Match U-20 melawan Timnas Fiji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (17/02/2023). Arkhan menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol pada laga uji coba tersebut. Pemain muda Arema FC itu mampu membongkar pertahanan dari tengah dengan melepaskan umpan kunci serta tendangan tepat sasaran dari luar kotak penalti. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jadi pemain yang punya jadwal paling sibuk di usia muda, ternyata Akhan sudah terbiasa. Karena sejak musim lalu dia mengalami hal ini. Waktu itu dia masih jadi andalan Timnas Indonesia U-19.

“Lama-lama sudah terbiasa. Sudah risikonya main bola,” jawabnya.

Namun, dia selalu dapat kepercayaan diri lebih tinggi begitu dipanggil Timnas Indonesia. Meskipun, posisinya masih sebagai pemain pelapis. Tapi, dia beruntung bisa satu tim dengan pemain senior seperti Marc Klok, Adam Alis, Ricky Kambuaya dan lainnya.

3 dari 5 halaman

Berkat Kerja Keras

Pemain Timnas Indonesia U-20, Arkhan Fikri (kiri) berusaha menguasai bola dari gangguan pemain Uzbekistan U-20, Esanov Sherzod pada laga matchday ketiga Grup A Piala Asia U-20 2023 di Istiqlol Stadium, Fergana, Uzbekistan, Selasa (7/3/2023) malam WIB. (AFC/Tolibjon Kosimov Tokhririvich)

Sementara manajemen Arema melihat jika prestasi Arkhan tak lepas dari kerja kerasnya di lapangan. Mulai dari timnas kelompok usia hingga merintis karir Arema sebagai tim profesional pertamanya.

“Sebagai klub yang menaungi Arkhan, tentu kami bangga. Apalagi kami tahu dia memulai karirnya betul-betul dari bawah,” kata Manajer Arema, Wiebie Dwi Andriyas.

Di skuad Arema, sebenarnya ada beberapa pemain yang sempat merasakan seragam Timnas Indonesia. Sepert Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso, Dedik Setiawan, hingga M. Rafli. Dua nama terakhir sempat dikabarkan masuk daftar panggil. Tapi, itu hanya sebatas rumor.

4 dari 5 halaman

Pelecut Semangat

Pemain Timnas Indonesia U-23, Arkhan Fikri, menguasai bola saat melawan Chinese Taipei U-23 dalam pertandingan Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/9/2023). (Bola.com/Arief Bagus)

Pemanggilan Arkhan tentu jadi pelecut bagi pemain lain untuk bisa menembus Timnas Indonesia. Arkhan sendiri di Arema sebenarnya tak selalu jadi pilihan utama. Dari 19 kali kesempatan bermain, dia jadi starter dalam 6 laga. Arkhan juga belum membuat gol atau assist. Namun pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong melihat ada potensi besar yang perlu dipoles dari Arkhan.

Namun, pelatih Arema, Fernando Valente berpesan agar pemainnya tidak cepat puas. Karena banyak pemain muda yang cepat hilang setelah terbuai dengan panggilan timnas atau popularitas di media.

“Saya harap dia tidak cepat puas. Karena di level senior, harus bersaing dengan pemain yang dari pengalaman dan usia lebih matang. Dia harus siap secara mental menghadapinya situasi itu,” jelas Fernando.

5 dari 5 halaman

29 Pemain Timnas Indonesia untuk Pemusatan Latihan di Turki

Kolase - Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Asia 2023 (Bola.com/Adreanus Titus)

Kiper

  • 1. Syahrul Trisna - Persikabo 1973
  • 2. Muhamad Riyandi - Persis Solo
  • 3. Ernando Ari - Persebaya Surabaya

Bek

  • 4. Justin Hubner - Wolverhampton Wanderers U-21
  • 5. Edo Febriansyah - Persib Bandung
  • 6. Wahyu Prasetyo - PSIS Semarang
  • 7. Rizky Ridho - Persija Jakarta
  • 8. Jordi Amat - Johor Darul Ta'zim
  • 9. Elkan Baggott - Ipswich Town
  • 10. Sandy Walsh - KV Mechelen
  • 11. Shayne Pattynama - Viking FK
  • 12. Asnawi Mangkualam - Jeonnam Dragons
  • 13. Pratama Arhan - Tokyo Verdy

Gelandang

  • 14. Saddil Ramdani - Sabah FC
  • 15. Marc Klok - Persib Bandung
  • 16. Ricky Kambuaya - Dewa United
  • 17. Witan Sulaeman - Bhayangkara FC
  • 18. Egy Maulana Vikri - Dewa United
  • 19. Adam Alis - Borneo FC Samarinda
  • 20. Arkhan Fikri - Arema FC
  • 21. Yakob Sayuri - PSM Makassar
  • 22. Yance Sayuri - PSM Makassar
  • 23. Marselino Ferdinan - KMSK Deinze
  • 24. Ivar Jenner - Jong Utrecht

Penyerang

  • 25. Hokky Caraka - PSS Sleman
  • 26. Ramadhan Sananta - Persis Solo
  • 27. Dendy Sulistyawan - Bhayangkara FC
  • 28. Dimas Drajad - Persikabo 1973
  • 29. Rafael Struick - ADO Den Haag

Berita Terkait