6 Pundit yang Dulu Terang-terangan Ragu Liverpool Bisa Juara Liga Inggris 2024 / 2025

Liverpool sukses mengunci gelar juara Liga Inggris musim 2024/2025 dengan gaya yang luar biasa.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 30 April 2025, 08:30 WIB
Pemain Liverpool, Mohamed Salah merayakan kemenangan timnya dengan para pendukung dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Tottenham Hotspur di Anfiled, Liverpool, Inggris, Minggu (27/04/2025) waktu setempat. (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Liverpool sukses mengunci gelar juara Liga Inggris musim 2024/2025 dengan gaya yang luar biasa. Kemenangan telak 6-1 atas Tottenham Hotspur di Anfield menjadi momen bersejarah bagi The Reds, gelar pertama mereka di era Premier League yang dirayakan langsung di depan para pendukung fanatiknya.

Namun, siapa sangka bahwa sebelum musim dimulai, banyak pundit atau pengamat sepak bola ternama justru meragukan kemampuan Liverpool untuk bahkan finis di posisi empat besar, apalagi menjadi juara.

Advertisement

Setelah era Jurgen Klopp yang sangat sukses, Liverpool menunjuk Arne Slot, mantan pelatih Feyenoord yang relatif belum dikenal luas, sebagai manajer baru pada musim panas 2024. Perubahan ini membuat banyak pihak skeptis tentang kemampuan Liverpool untuk tetap bersaing di papan atas.

Berikut enam pundit ternama yang meragukan Liverpool bisa masuk zona Liga Champions musim ini.

 


1. Gary Neville

Gary Neville. Salah satu legenda Manchester United yang pensiun pada Februari 2011 setelah hanya membela MU sepanjang kariernya mulai 1992/1993 ini bergabung dengan jaringan televis Sky Sports sebagai komentator dan pundit sejak musim 2011/2012. Profesi tersebut menjadi tidak asing baginya karena sebelumnya ia juga pernah menjadi pundit bagi jaringan televis ITV Sport di dua ajang sepak bola akbar, Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2008. Sempat meninggalkan Sky Sports untuk menukangi Valencia pada Desember 2015, ia kembali ke Sky Sports usai dipecat Valencia yang hanya dibesutnya selama 4 bulan di musim 2015/2016. (AFP/Glyn Kirk)

Legenda Manchester United ini adalah salah satu pundit besar yang tidak memasukkan Liverpool dalam prediksi empat besar. Neville justru memprediksi Arsenal akan merebut gelar juara, diikuti Manchester City, Manchester United, dan Chelsea di posisi tiga dan empat, sementara Liverpool hanya finis di posisi kelima.

Neville berkata,"Kita harus memasukkan Arsenal dan Manchester City karena kita semua sepakat. Saya setuju MU bisa masuk empat besar, tapi saya tidak yakin Liverpool bisa."

 


2. Steve Sidwell

Steve Sidwell - Tampil gemilang bersama Reading membuat Chelsea tertarik mendatangkannya. Tak mampu menembus skuad utama The Blues, gelandang asal Inggris ini hanya bertahan satu musim dan pindah ke Aston Villa. (AFP/Andrew Yates)

Dalam jajak pendapat BBC yang melibatkan 30 pundit, prediksi Sidwell bisa dibilang yang paling meleset. Ia memprediksi Manchester City akan memenangkan gelar kelima berturut-turut, dengan Arsenal dan Chelsea di posisi tiga dan empat, serta Manchester United di posisi kedua. Liverpool bahkan tidak masuk dalam prediksi empat besar.

Ironisnya, Manchester United justru mengalami penurunan drastis, bahkan sempat berada di posisi ke-14 liga.

 


3. Pat Nevin

Ekspresi Manajer Liverpool, Arne Slot (kiri), Virgil van Dijk (tengah), dan Harvey Elliott saat merayakan gelar juara Liga Inggris selepas mengalahkan Tottenham Hotspur di Stadion Anfield, Minggu (27/4/2025). (AFP/Paul Ellis)

Nevin memprediksi Newcastle United akan finis di posisi ketiga, lebih tinggi dari kebanyakan prediksi lain. Saat ini Newcastle memang berada di peringkat kelima, hanya terpaut tiga poin dari posisi ketiga, sehingga prediksi ini masih berpotensi terwujud.

Sementara itu, Nevin menempatkan Manchester City, Arsenal, dan Chelsea di posisi pertama, kedua, dan keempat.

 


4. Leon Osman

Leon Osman lakukan selebrasi usai mencetak gol

Osman memiliki prediksi yang mirip dengan Nevin, hanya saja ia menempatkan Arsenal di posisi pertama, diikuti Manchester City dan Newcastle, dengan Tottenham Hotspur di posisi keempat.

Menariknya, Tottenham yang kini berada di posisi ke-16 dan terpaut 45 poin dari Liverpool, sempat diprediksi akan finis di empat besar.

 


5. Roy Keane

Roy Keane (atas) merupakan kapten Manchester United yang paling sukses. Ia berhasil membawa dominasi Setan Merah di Liga Inggris. Selama 8 tahun kepemimpinannya, Keane berhasil menyumbangkan empat gelar Liga Inggris, meraih trebel kontinental 1999, dan masih banyak gelar lainnya. (AFP/Paul Barker)

Keane merasa Liverpool akan gagal masuk empat besar kecuali mereka melakukan beberapa pembelian pemain penting di bursa transfer musim panas, yang pada kenyataannya tidak terjadi.

"Saya tidak yakin dengan mereka," kata Keane. Ia justru memprediksi Manchester United dan Aston Villa yang akan finis di empat besar. Aston Villa memang berjuang keras untuk posisi tersebut musim ini.

 


6. Tim Sherwood

Dari 22 laga tersisa di musim 2013/14, anak asuhan Sherwood hanya kalah enam kali. Namun Tim Sherwood dipecat pada akhir musim dan digantikan oleh pelatih Spurs saat ini, Mauricio Pochetino. (AFP/Paul Ellis)

Mantan pelatih Tottenham ini memprediksi Spurs akan finis di posisi keempat, hanya kalah tipis dari Manchester United yang diprediksi di posisi ketiga. Sherwood juga memprediksi Manchester City dan Arsenal sebagai dua besar, dengan Arsenal finis kedua.

Sherwood menyebut prediksi Arsenal finis kedua sebagai “berani,” meski sebenarnya ini bukan prediksi yang terlalu mengejutkan karena Arsenal memang sudah dua musim berturut-turut finis runner-up.

Berita Terkait