Takluk dari Thailand, Tim Bulutangkis Putri Indonesia Gagal Sumbang Emas SEA Games 2025

Tim bulutangkis putri Indonesia gagal menyabet emas pertama SEA Games 2025 untuk Tim Merah Putih.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 10 Desember 2025, 14:48 WIB
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil mengalahkan pemain Thailand, Pornpawee Chochuwong, pada final bulutangkis beregu putri SEA Games 2025 dengan skor 21-8, 13-21, 21-16. (PBSI)

Bola.com, Jakarta - Tim bulutangkis putri Indonesia gagal menyabet emas pertama SEA Games 2025 untuk Tim Merah Putih. Pada laga final bulutangkis beregu putri SEA Games 2025, di Chonburi, Rabu (10/12/2025), Indonesia takluk 1-3 dari rumah Thailand. 

Alhasil, medali emas menjadi milik Thailand, sedangkan Indonesia harus puas dengan medali perak. 

Advertisement

Pada laga pertama, tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil mengalahkan pemain Thailand, Pornpawee Chochuwong. Putri menang dalam pertandingan alot tiga gim dengan skor 21-8, 13-21, 21-16.

Putri mengaku ada tekanan yang dirasakannya sebagai wakil pertama Indonesia di final ini. Namun, dia menjadikan itu sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik. 

“Pertandingan hari ini menurut saya cukup kosong, tapi secara keseluruhan tetap ada tegang dan pressure, apalagi karena saya yang membuka pertandingan untuk Indonesia," kata Putri, melalui rilis dari NOC Indonesia. 

"Tapi semua itu saya pelajari dari dua pertandingan sebelumnya. Pressure itu justru saya jadikan motivasi untuk bisa terus membuka poin 1-0 untuk Indonesia." 

"Pressure paling besar terasa di game ketiga, terutama saat saya tertinggal 12-7. Tapi saya pelan-pelan bangkit dan akhirnya bisa membalikkan keadaan. Saat tertinggal, saya berpikir kalau ketinggalan belum tentu kalah. Saya pernah ada di posisi tertinggal cukup jauh dan tetap bisa menang, jadi saya percaya masih ada peluang,' imbuh dia. 

Menurut Putri, dukungan dari suporter, tim Indonesia, tim, serta pelatih sangat membantu.

"Itu yang membuat saya semangat dan bisa bangkit. Lapangan satu ini juga terasa agak berbeda, kondisi menang-kalah anginnya cukup terasa. Tadi di set kedua saya kalah, jadi di set ketiga saya lebih mencoba memperpanjang rally dan membatasi bola-bola atas. Banyak bola atas yang cukup menyulitkan, dan aku sempat agak tegang sehingga jadi terasa berat," tutur Putri. 

"Momen keyakinan mulai muncul ketika aku tertinggal 7-12. Saat mengejar poin jadi 11-12 dan akhirnya bisa menyamakan kedudukan, di situ saya merasa, ‘Masih bisa, satu poin lagi'," imbunya. 


Ganda Pertama Kalah

Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum takluk dari Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran 18-21, 21-11, 18-21, pada final beregu putri SEA Games 2025, Rabu (10/12/2025). (PBSI)

Sementara itu, pada laga kedua, ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum takluk dari Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran 18-21, 21-11, 18-21. Alhasil skor menjadi 1-1.

"Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera apa pun. Dari pertandingan tadi kami sudah tahu permainannya hanya belum pernah benar-benar pernah merasakan bagaimana lawan mereka, mungkin kami juga ada feeling-feelingnya karena bermain beregu jadi ada perasaan yang mungkin bikin kami jadi buru-buru dan terlalu bernafsu untuk mematikan lawan," kata Rachel. 

"Di gim ketiga saat tertinggal jauh itu kami mencoba buat bertahan dulu dan sabar dulu, dari pola itu cukup dapat banyak poin tapi setelah 18-18 fokusnya menurun karena bermain rally-rally panjang itu," imbuh dia. 

 


Kalah Lagi

Pada laga ketiga, giliran Gregoria Mariska Tunjung yang menjadi tumpuan harapan Indonesia. Namun, dia gagal menyumbangkan poin. 

Gregoria kalah dari Ratchanok Intanon dengan skor 7-21, 15-21. Indonesia pun tertinggal dengan skor 1-2. 

Berlanjut ke ganda kedua, Indonesia bertumpu pada pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menghadapi Ornnicha Jongsathapornparn/Jhenicha Sudjaipraparat.  Lagi-lagi ganda putri Indonesia takluk dengan skor 19-21, 18-21. Pupus sudah harapan Indonesia meraih medali emas. 

Berita Terkait