Buntut Gol Persita Tidak Disahkan saat Hadapi Persib, Carlos Pena Ungkap Bukan Kali Pertama Wasit Candra Bermasalah

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, sebenarnya menolak untuk mengomentari kepemimpinan wasit Candra ketika timnya kalah dari Persib Bandung.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 23 Februari 2026, 14:45 WIB
Eliano Reijnders dalam duel Persib Bandung versus Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Tangerang - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, sebenarnya menolak untuk mengomentari kepemimpinan wasit Candra ketika timnya kalah dari Persib Bandung.

Keputusan wasit yang menganulir gol Matheus Alves pada menit ke-81 membuat Persita menyerah 0-1 dari Persib dalam pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (22/2/2026) malam WIB.

Advertisement

"Tentang wasit, tidak ada komentar," ujar Calors Pena mengenai kinerja wasit Candra asal Padang, Sumatra Barat.

"Ini bukan pertama kalinya kami memiliki masalah dengan orang ini, tetapi tidak ada komentar," jelas arsitek asal Spanyol tersebut.


4 Kali Dipimpin Wasit Candra

Gelandang Persita Tangerang, Ramon Bueno mencoba menjauh dari kejaran penyerang Persib Bandung, Andrew Jung dalam laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (22/2/2026) malam WIB. (Dok. Persita)

Pada musim ini, Persita telah empat kali dipimpin wasit Candra. Hasilnya, tim berjulukan Pendekar Cisadane itu tidak pernah menang dengan kalah tiga kali dan imbang sekali.

Kejadian bermula pada menit ke-81 ketika Persita mendapatkan tendangan sudut. Pablo Ganet megirimkan bola matang ke kotak penalti Persib yang ditanduk Matheus Alves.

Namun, sesaat sebelum Alves menyambar bola, wasit justru meniup peluit dan menunjuk ke arah wasit keempat. Dia tidak mengesahkan gol tim berjulukan Pendekar Cisadane itu.


Pantas Dapat Poin

Keputusan wasit mendapatkan protes keras dari pemain hingga ofisial Persita. Pendekar Cisadane bingung mengapa Chandra meniup peluit ketika sepak pojok telah diambil.

Namun, wasit bergeming. Chandra tetap bersikukuh terhadap pendiriannya. Komplain Persita berakhir sia-sia. Netizen turut dibuat bingung karena tidak adanya penjelasan mengenai insiden tersebut.

"Sangat disayangkan kami tidak bisa pergi dari sini dengan setidaknya satu poin. Karena saya pikir para pemain saya mungkin pantas mendapatkannya," ucap Carlos Pena.


Ucapkan Selamat untuk Persib

Carlos Pena menilai seharusnya Persita layak mendapatkan hasil lebih baik karena sempat mencetak gol dari bola mati sebelum dianulir, meski tetap menghormati kemenangan Persib.

"Kami datang ke sini untuk bermain dengan kepribadian, dengan karakter. Saya pikir hanya sedikit anak-anak yang datang ke sini sebelumnya untuk bermain dengan cara seperti kami bermain. Dalam situasi bola mati, kami menilai tentu kami bisa melakukannya dengan lebih baik," tutur Carlos Pena.

"Meskipun begitu, kami sebenarnya mencetak gol lagi melalui bola mati, tetapi gol tersebut tidak disahkan. Jadi, selamat untuk Persib dan kami harus melangkah maju untuk pertandingan berikutnya," imbuhnya.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait