Joan Mir Blak-blakan: Motor Honda Belum Kompetitif Jelang MotoGP 2026, Butuh Revolusi Grip

Pembalap Joan Mir mengakui bahwa motor milik Honda Racing Corporation belum cukup kompetitif menjelang dimulainya musim MotoGP 2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 24 Februari 2026, 15:30 WIB
Joan Mir beraksi pada tes pramusim MotoGP Sepang 2026. (X/Honda)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Joan Mir mengakui bahwa motor milik Honda Racing Corporation belum cukup kompetitif menjelang dimulainya musim MotoGP 2026. Pernyataan itu muncul setelah rangkaian tes pramusim yang menurutnya masih menyisakan banyak pekerjaan rumah.

Honda sebenarnya datang ke musim baru dengan ekspektasi tinggi. Performa mereka pada musim 2025 dinilai cukup menjanjikan setelah berhasil mengembangkan paket motor yang lebih kompetitif dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Advertisement

Namun, hasil tes pramusim memperlihatkan situasi yang belum ideal. Dalam tes di Buriram, Mir menjadi pembalap Honda terbaik dengan menempati posisi ke-10 pada catatan waktu gabungan.

Meski begitu, pembalap asal Spanyol tersebut menilai motor RC213V masih memiliki kelemahan utama, yaitu kurangnya grip, sesuatu yang menurutnya sangat terasa selama pengujian.

 


Masalah Grip Masih Jadi Kendala Besar

Pembalap MotoGP Spanyol dari tim Honda HRC Castrol, Joan Mir, mengambil tikungan selama hari ketiga tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 5 Februari 2026. (Mohd Rasfan/AFP)

Mir menjelaskan bahwa kondisi lintasan di Buriram membuat timnya menemukan lebih banyak kesulitan dibandingkan saat tes di Sepang. Ia merasa tidak mampu memaksimalkan potensi motor secara keseluruhan.

“Sejujurnya, di trek ini entah kenapa kami menemukan lebih banyak kesulitan dibandingkan di Sepang, terutama bagi saya sendiri,” ungkap Mir.

“Saya tidak bisa menempatkan motor pada level potensi yang sama seperti yang kami harapkan.”

Ia juga menyoroti penggunaan konstruksi ban belakang yang lebih kaku di Buriram. Menurutnya, hal itu tidak terlalu cocok dengan karakter motor Honda saat ini, sehingga tim harus melakukan beberapa penyesuaian pada set-up.

“Secara realistis kami sedikit kesulitan dalam hal grip. Mungkin konstruksi ban yang berbeda ini bukan teman terbaik kami saat ini dan itu membuat kami harus mengubah motor sedikit.”

Mir bahkan menilai arah pengembangan motor Honda masih belum sepenuhnya jelas.

“Saat ini belum terlalu jelas arah yang harus kami ambil karena paket motor kami belum benar-benar kompetitif. Begitulah yang saya rasakan sekarang.”

 


Ducati dan Aprilia Dinilai Selangkah Lebih Maju

Motor pembalap Honda di ajang MotoGP 2026: Joan Mir. PT Astra Honda Motor jadi salah satu sponsor untuk tim Honda HRC Castrol. (Bagaskara Lazuardi/Boal.com)

Selain membahas masalah grip, Mir juga mengakui bahwa beberapa pabrikan lain saat ini berada di level yang lebih tinggi. Ia secara terbuka menyebut dua rival utama yang terlihat lebih kuat.

Menurutnya, performa tim-tim seperti Ducati Lenovo Team dan Aprilia Racing masih berada di atas Honda dalam fase awal musim ini.

“Dari segi potensi, saya sebenarnya berharap lebih. Grip adalah sesuatu yang sejak Sepang sudah saya katakan perlu kami tingkatkan, itu adalah kelemahan kami.”

“Saat ini saya melihat Ducati dan Aprilia berada di level yang berbeda.”

Ia juga menambahkan bahwa situasi yang dirasakan di Buriram sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Sepang, meski di Malaysia mereka sempat merasa punya peluang untuk bersaing lebih dekat.

 


Honda Dinilai Butuh Revolusi, Bukan Sekadar Evolusi

Lineup pembalap Astra Honda untuk musim balap 2026 berpose di depan motor Honda pada ajang MotoGP milik Joan Mir. (Bagaskara Lazuardi/Bola.com)

Mir kemudian menyinggung soal pengembangan motor Honda yang menurutnya masih sebatas evolusi, bukan perubahan besar. Ia menilai hal itu belum cukup untuk mengatasi masalah utama yang dihadapi tim.

Dengan status Honda yang sudah keluar dari posisi terbawah dalam sistem konsesi MotoGP musim lalu, pabrikan Jepang tersebut juga tidak bisa menghadirkan mesin baru untuk musim 2026.

“Kami memang sedang dalam proses. Kami mencoba beberapa hal berbeda, tetapi bukan konsep yang benar-benar baru.”

“Konsepnya masih sama. Ada evolusi, bukan revolusi, padahal dalam hal grip kami butuh revolusi.”

Mir menilai kondisi Honda saat ini sebenarnya mirip dengan musim lalu. Mereka memang mengalami peningkatan, tetapi para rival juga berkembang dengan cepat.

“Kami berada di posisi yang mirip seperti tahun lalu, karena tim lain juga meningkat. Kami membaik, tetapi mereka mungkin sama atau bahkan lebih.”

Meski demikian, Mir masih berharap perubahan pada penggunaan ban di seri berikutnya bisa membantu memperbaiki performa motor Honda sehingga timnya dapat tampil lebih kompetitif saat musim MotoGP 2026 resmi dimulai.

Berita Terkait