Kemenangan atas Everton Picu Spekulasi, Michael Carrick Menuju Jabatan Permanen di MU

Usai tumbangkan Everton, Michael Carrick disebut bisa amankan kursi manajer permanen MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Februari 2026, 17:20 WIB
Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Performa Manchester United menunjukkan perubahan signifikan sejak ditangani Michael Carrick.

Kemenangan atas Everton pada Selasa (24-2-2026) dini hari WIB menjadi bukti terbaru, sekaligus memunculkan spekulasi bahwa Carrick berpeluang besar mengamankan posisi manajer secara permanen.

Advertisement

Di bawah kendali Carrick, Setan Merah meraih lima kemenangan dari enam pertandingan dan belum tersentuh kekalahan. Catatan tersebut jelas memberi bahan pertimbangan serius bagi INEOS dalam menentukan sosok manajer berikutnya.

Meski begitu, musim masih panjang dan banyak laga tersisa yang akan menentukan arah klub.

Sejak era Sir Alex Ferguson berakhir, MU kerap dinilai keliru dalam memilih pelatih. Tak heran jika manajemen memilih menunjuk Carrick sebagai pelatih interim terlebih dahulu sembari menimbang opsi jangka panjang secara lebih matang.

Namun, jika tren positif ini berlanjut, nama Carrick sulit diabaikan.


Hasil Konkret di Lapangan

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, di tengah, menyapa Patrick Dorgu dari Manchester United setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Jurnalis Samuel Luckhurst bahkan melontarkan klaim menarik usai kemenangan atas Everton.

Melalui akun X miliknya, ia menyebut situasi saat ini bisa jadi menjadikan posisi tersebut sebagai "pekerjaan yang bisa hilang hanya jika Carrick gagal sendiri".

Menurutnya, belum ada kandidat eksternal yang benar-benar menonjol untuk mengambil alih kursi manajer tetap.

Pilihan MU untuk pelatih permanen memang terlihat makin terbatas. Sebelumnya, nama Thomas Tuchel sempat dikaitkan sebagai opsi potensial. Namun peluang itu mengecil setelah ia menandatangani kontrak baru bersama Timnas Inggris.

Dalam kondisi seperti ini, Carrick bisa saja menjadi kandidat kuat secara "default". Meski begitu, jika melihat enam laga awalnya, ia memang layak dipertimbangkan bukan sekadar karena minim pesaing, tetapi karena hasil konkret di lapangan.


Tiket Liga Champions

Kemenangan ini membuat skuad asuhan Michael Carrick naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 48 poin. (AFP/Paul Ellis)

Terlepas dari siapa yang akan memimpin MU memasuki musim 2026/2027, satu hal menjadi kunci: tiket ke Liga Champions.

Bermain di kompetisi elite Eropa akan sangat menentukan daya tarik klub di bursa transfer. Jika ingin mendatangkan pemain dengan profil lebih tinggi, tampil di Liga Champions adalah syarat mutlak.

Rekrutmen Setan Merah musim ini terbilang menjanjikan, Senne Lammens, Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Bryan Mbeumo mampu memberi dampak positif. Namun, peluang berbelanja di pasar yang lebih elite akan terbuka lebar apabila mereka berhasil mengamankan tempat di Liga Champions.

Keputusan besar kini menanti manajemen MU, dan seperti pengalaman sebelumnya, mereka tak boleh salah langkah lagi.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait