Bima Sakti Tatap 6 Laga Sisa Musim Ini: Semua Final bagi Persela di Pegadaian Championship

Persela yang dinakhodai Bima Sakti gagal meraih tiga kemenangan berturut-turut di Championship musim ini.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 02 Maret 2026, 18:30 WIB
Bima Sakti (tengah), pelatih Persela Lamongan di Championship 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Lamongan - Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menegaskan timnya belum menyerah, meski menelan dua kekalahan beruntun di Pegadaian Championship 2025/2026.

Terbaru, Persela takluk 1-2 dari PSS Sleman pada pekan ke-21 di Stadion Surajaya, Minggu (1-3-2026) malam WIB.

Advertisement

Hasil minor itu praktis membuat Persela gagal meraih tiga kemenangan berturut-turut.

Saat ini, Persela masih tertahan di posisi keenam klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship dengan koleksi 30 poin. Hasil dari delapan kemenangan, enam imbang, dan tujuh tumbang.

Bima Sakti tidak menampik kondisi mental anak asuhnya sempat menurun setelah kekalahan tipis yang mereka alami, termasuk saat keok 0-1 dari Persiku Kudus (21-2-2026).

"Yang pasti pemain drop, setelah melawan Kudus kemarin memang drop. Kami masih banyak kesempatan dan kalahnya juga tipis-tipis," ujar Bima Sakti.


Perkembangan Positif

Bima Sakti memimpin sesi latihan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Selasa (30/12/2025). (Dok. Persela)

Meski begitu Bima Sakti melihat perkembangan positif dari sisi disiplin serta kontrol emosi pemain. Menurutnya, situasi sudah lebih terkendali ketimbang dua partai sebelumnya.

"Tadi saya sudah instruksikan pemain, masalah mental sudah lebih baik. Mereka tidak ada yang kena kartu merah seperti dua pertandingan sebelumnya," kata Bima Sakti.

"Kalau masalah terpuruk, ini lebih berat lagi waktu pertama kali saya datang. Lebih terpuruk lagi mereka sebenarnya. Dari persiapan awal sampai detik ini memang banyak kendalanya," ungkap mantan pelatih Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 itu.

"Tapi, yang pasti pemain sudah berusaha. Dalam sepak bola biasa kalah menang dan ini semua tanggung jawab dari tim pelatih," imbuh Bima Sakti.


Enam Laga Sisa Jadi Penentuan

Persela Lamongan menelan kekalahan tipis 0-1 dari PSS Sleman dalam pekan ke-21 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026) malam WIB. (Dok Persela)

Sekarang, fokus utama Persela adalah enam pertandingan terakhir musim ini. Seusai Lebaran, mereka akan menjamu Persiba Balikpapan, dilanjutkan duel tandang melawan Deltras FC.

Sesudah itu, askar Joko Tingkir masih harus berjumpa dengan Persipura Jayapura (A), Persipal Palu (H), Barito Putera (H), dan Kendal Tornado FC (A).

"Kami fokus pertandingan berikutnya setelah Lebaran. Setiap laga adalah final. Kami tidak mau menjadikan beban buat pemain. Yang penting mereka memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, step by step," ucap Bima Sakti.

Soal peluang promosi atau menutup musim di posisi terbaik, Bima memilih menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan. Namun, satu hal pasti, Persela wajib berjuang maksimal di setiap laga.

Soal kita bisa lolos atau tidak, kami serahkan sama Yang Kuasa. Yang paling penting kami harus perbaiki tim, kami fight dalam setiap pertandingan dan bisa memenangkan pertandingan di setiap langkahnya," kata pelatih berusia 49 tahun tersebut.

Berita Terkait