Sudah Adaptasi di Lapangan Sintetis, Ricky Kambuaya Berambisi Bawa Dewa United Jungkalkan Manila Digger Malam Nanti

Wakil Indonesia, Dewa United akan kembali melanjutkan kiprahnya pada ajang AFC Challenge League 2025/2026. Tim berjulukan Banten Warriors akan meladeni tuan rumah Manilla Digger pada leg pertama perempat final AFC Challenge League, Kamis (5/3/2026) malam nanti.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 05 Maret 2026, 11:00 WIB
Gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya. (Bola.com/Dok.Instagram Dewa United).

Bola.com, Jakarta - Wakil Indonesia, Dewa United akan kembali melanjutkan kiprahnya pada ajang AFC Challenge League 2025/2026. Tim berjulukan Banten Warriors akan meladeni tuan rumah Manilla Digger pada leg pertama perempat final AFC Challenge League, Kamis (5/3/2026) malam nanti.

Duel kedua tim akan dimainkan di stadion kebanggaaan masyarakat Manila dan Filipina, yakni Stadion Rizal Memorial, yang dikenal punya lapangan dengan rumput sintetis. Meski harus bermain di atas rumput lapangan buatan, pasukan Jan Olde Riekerink tetap punya ambisi besar mengamankan hasil maksimal pada leg pertama.

Advertisement

Seperti yang dilontarkan oleh gelandang sekaligus kapten tim, Ricky Kambuaya, dalam sesi konferensi pers menjelang laga. menyampaikan kesiapan timnya menghadapi pertandingan penting di Manila.

"Saya dan teman-teman sudah dalam persiapan yang matang dan kami siap memberikan yang terbaik untuk pertandingan nanti," tutur Ricky Kambuaya dikutip dari laman resmi Dewa United.

 


Terbiasa dengan Lapangan Sintetis

Gol tunggal kemenangan Dewa United FC dicetak Ricky Kambuaya pada menit ke-36. Tampak dalam foto, pemain Dewa United, Ricky Kambuaya (kanan) berebut bola dengan pemain Persita dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemain yang juga bagian dari Timnas Indonesia tersebut menyinggung soal kondisi lapangan sintetis yang akan digunakan dalam pertandingan. Menurutnya, faktor tersebut bukan sesuatu yang asing.

Ricky Kambuaya menjadi pemain penting di lini tengah Dewa United. Musim ini, ia bermain 20 kali di BRI Super League dengan mencetak satu gol plus tiga assist. Ditambah tiga penampilan di ajang AFC Challenge League pada babak penyisihan grup.

"Untuk bermain di lapangan buatan di sini saya sudah beberapa kali, tiga atau empat kali dan saya rasa bukan baru untuk saya. Jadi saya rasa kami bisa menampilkan hasil yang terbaik saya dan teman-teman untuk pertandingan besok," lanjut pemain berusia 29 tahun.

 


Dukungan Fans

Selain kesiapan teknis, Ricky juga menyoroti arti penting dukungan suporter di stadion. Ia meyakini kehadiran masyarakat Indonesia di Manila dapat menjadi energi tambahan bagi tim di lapangan.

"Tentu kehadiran pendukung nanti di stadion akan sangat membantu juga untuk kami. Saya juga tahu banyak masyarakat Indonesia yang tinggal di Manila dan mereka sudah tahu kami bermain di AFC," tuturnya.

"Saya pikir kami butuh dukungan mereka untuk laga besok menghadapi Manila. Itu akan menjadi vitamin dan nutrisi tambahan untuk kami melaju ke babak berikutnya," tandas Ricky Kambuaya.

 


Perjalanan di AFC Challenge League

PSM Makassar menelan kekalahan 0-2 dari Dewa United pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/2/2026) sore WIB. (dok. PSM Makassar)

Dewa United tampil di putaran final ajang AFC Challenge League musim ini dengan bersaing di Grup E bersama Phnom Penh Crown (Kamboja), Taiwan Steel (Chinese Taipei), dan Shan United (Myanmar).

Alexis Messidoro dan kawan-kawan ternyata mampu memberikan persaingan. Dimulai dari laga pertama, saat ditahan imbang Phnom Penh 1-1 di kandang sendiri tanggal 26 Oktober 2025.

Dilanjutkan keberhasilan Dewa United menggilas tuan rumah Taiwan Steel empat gol tanpa balas pada tanggal 29 Oktober 2025. Tanggal 1 November 2025, Dewa United menang telak 4-1 atas Shan United.

Hasil tersebut membuat Dewa United memuncaki Grup E dengan nilai tujuh. Poin mereka sebenarnya sama dengan koleksi Phnom Penh Crown, namun Dewa United punya produktivitas dan selisih gol yang lebih baik.

Sumber: Dewa United


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait