Marcus Rashford Diingatkan: Ada yang Salah jika Tak Nikmati Sepak Bola di MU

Legenda MU, Bryan Robson, mengkritik Marcus Rashford yang meninggalkan Setan Merah.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 Maret 2026, 13:45 WIB
Marcus Rashford merayakan gol kedua bagi Barcelona dalam laga pembuka Liga Champions melawan Newcastle United di St James Park, Jumat (19/9/2025) dini hari WIB. (AP/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Bryan Robson, memberi peringatan tegas kepada Marcus Rashford: ada yang tidak beres jika dia tidak lagi menikmati permainannya di Old Trafford.

Pesepak bola berusia 28 tahun itu justru tampil gemilang setelah dipinjamkan ke Barcelona pada jendela transfer musim panas lalu.

Advertisement

Masa depan Rashford di MU sempat tampak suram ketika mantan pelatih MU, Ruben Amorim, secara terbuka menyatakan 'lebih memilih menempatkan pelatih kiper berusia 63 tahun' di bangku cadangan karena menilai Rashford kurang menunjukkan komitmen.

Sebelumnya, Rashford hanya menampilkan sekilas kemampuan saat menjalani masa peminjaman di Aston Villa pada paruh kedua musim lalu. Namun di Spanyol, pemain timnas Inggris itu benar-benar menemukan ritmenya.

Hingga saat ini, Rashford sudah mencetak 10 gol dan 13 assist, membantu Barcelona bersaing di papan atas La Liga dan juga di Liga Champions.

Sebelum meninggalkan Old Trafford, Rashford terlihat sangat tertekan, seolah dibebani tekanan besar di klub masa kecilnya.


Mengkritik Rashford

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford. (AFP/Paul Ellis)

Kendati menemukan kembali performa gemilang di Spanyol, Robson tetap mengkritik Rashford, menekankan bahwa jika ia kembali ke Manchester, sikap dan mentalitasnya bisa memengaruhi rekan-rekannya.

"Marcus Rashford, sebagai pemain, saya tidak mengerti," ujar Robson kepada BOYLE Sports.

"Ketika Anda di Manchester United dan semua orang bilang dia kehilangan kepercayaan diri dan keyakinan terhadap performanya sendiri, lalu dia pergi dan bilang mulai menikmati sepak bolanya lagi di Aston Villa."

"Kalau Anda tidak bisa menikmati sepak bola di Manchester United, ada yang salah dengan Anda. Saya tidak yakin apakah saya akan membawa Marcus kembali hanya karena orang bisa bilang, 'Bagaimana dengan sikapnya?'"

"Sekarang klub punya Amad, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Mason Mount, yang memang pemain top saat fit. Sayangnya, dia sering cedera."

“Mereka bahkan punya Patrick Dorgu, yang performanya fantastis, dan saya merasa kasihan karena dia cedera saat sedang on fire dan kepercayaan dirinya tinggi. Sayang sekali United kehilangan dia," lanjut Robson.


Situasi di Barcelona

Marcus Rashford usai mencetak gol bersama Barcelona saat melawan Olympiacos di ajang Liga Champions 2025/2026. (MANAURE QUINTERO / AFP)

Rashford tidak pernah tampil untuk MU sejak Desember 2024 dan telah kehilangan nomor punggung ikonik '10', yang kemudian diberikan kepada Matheus Cunha.

Barcelona memegang opsi senilai 26 juta paun untuk menjadikan peminjaman Rashford permanen pada akhir musim ini.

Meski Rashford ingin resmi pindah ke Barcelona musim panas ini, pelatih Hansi Flick mengaku bulan lalu bahwa masa depan jangka panjang pemain asal Inggris itu di Camp Nou masih belum pasti.

"(Direktur olahraga) Deco dan saya selalu berdiskusi tentang tim dan apa yang bisa kami lakukan," kata Flick ketika ditanya soal situasi Rashford.

"Performa Marcus sejauh ini sangat bagus, tapi kami harus mengelolanya. Itu tugas Deco dan klub untuk memikirkan musim depan, jadi kita harus menunggu."

"Kami masih punya banyak waktu, masih banyak bulan, hari, dan minggu ke depan. Begitulah situasinya," kata Flick.

 

Sumber: Express

Berita Terkait