Usai Terpuruk di Thailand, Maverick Vinales Bakal Gunakan Spek Motor yang Sama Seperti Pedro Acosta pada MotoGP Brasil

Pembalap Tech3, Maverick Vinales, mengungkapkan rencananya untuk menggunakan motor dengan spesifikasi yang sama seperti milik Pedro Acosta pada seri berikutnya MotoGP 2026.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 11 Maret 2026, 13:15 WIB
Maverick Vinales. (Tech 3)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Tech3, Maverick Vinales, mengungkapkan rencananya untuk menggunakan motor dengan spesifikasi yang sama seperti milik Pedro Acosta pada seri berikutnya MotoGP 2026.

Keputusan itu diambil setelah ia mengakui melakukan kesalahan dalam menentukan setelan motor pada seri pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand, 27 Februari-1 Maret. 

Advertisement

Padahal pada musim dingin lalu, Maverick Vinales sempat digadang-gadang bisa menyaingi bahkan merebut status pembalap utama KTM dari Pedro Acosta.

Apalagi, ia menjalani masa persiapan yang intens dengan berlatih bersama tiga kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo.

Namun kenyataan di Buriram berkata lain. Pedro Acosta justru tampil impresif dan keluar dari akhir pekan balapan sebagai pemimpin klasemen sementara, sedangkan Maverick Vinales justru gagal meraih satu poin pun.

Padahal, ekspektasi terhadap Vinales cukup tinggi setelah ia menunjukkan performa yang cukup menjanjikan selama tes pramusim.

 

 


Mengakui Kesalahan

Maverick Vinales, pembalap KTM Tech 3 di MotoGP 2026. (Jose Jordan / AFP)

Setelah hasil mengecewakan di Thailand, Maverick Vinales mengakui bahwa dirinya mengambil arah pengembangan motor yang keliru.

Ia pun berencana memperbaiki situasi tersebut dengan menggunakan spesifikasi motor yang sama dengan pembalap KTM lainnya. 

"Saya jelas tidak senang. Sepanjang musim dingin saya bekerja dengan satu tujuan, yaitu bersaing di posisi teratas, tetapi kami sangat jauh dari itu,” ujar Vinales dalam wawancara dengan Marca.

"Ketika targetnya berbeda dengan hasil yang didapat, tentu saja Anda tidak bisa merasa puas. Namun ini memang balapan yang sangat spesifik,” lanjutnya.

Menurut pembalap yang sudah mengoleksi 10 kemenangan di kelas MotoGP, keputusan teknis yang diambil sepanjang pramusim menjadi penyebab utama performanya tidak maksimal.

"Saya menghabiskan seluruh pramusim bekerja ke satu arah dengan motor yang saya pikir akan bekerja dengan baik. Namun pada akhirnya tidak berhasil. Itu kesalahan saya karena memilih komponen tersebut," kata Vinales.


Meniru Spek Motor Acosta

Maverick Vinales menyebut dirinya masih memiliki peluang untuk bangkit karena musim masih panjang. Salah satu langkah yang akan ia tempuh adalah menggunakan paket motor yang sama dengan para pembalap KTM lainnya, termasuk Acosta.

“Saya bisa menggunakan motor yang dipakai pembalap KTM lainnya, yang tampaknya bekerja sedikit lebih baik. Memang terasa buruk karena ini adalah balapan pertama, tetapi masih banyak seri tersisa untuk memperbaikinya,” ujar Vinales.

Meski demikian, menggunakan spek motor yang sama dengan Acosta belum tentu menjadi solusi instan bagi Vinales. Pasalnya, karakter motor tersebut mungkin tidak sepenuhnya cocok dengan gaya balapnya.

Rekan setimnya di Tech3, Enea Bastianini, sebelumnya juga menyoroti arah pengembangan motor KTM RC16 yang dianggap terlalu berfokus pada kebutuhan Acosta.

Bastianini bahkan sempat meminta KTM agar tidak hanya menjadikan Acosta sebagai acuan utama dalam pengembangan motor, melainkan juga mempertimbangkan kebutuhan para pembalap lain di tim mereka.

Kini, menarik untuk melihat apakah perubahan pendekatan Vinales bisa membantunya bangkit pada seri-seri berikutnya di MotoGP 2026.

Berita Terkait