Hansi Flick Bicara soal Konflik Xavi Vs Laporta di Barcelona: Saya Tahu Kebenarannya

Hansi Flick angkat bicara terkait perseteruan panas antara mantan pelatih klub, Xavi Hernandez, dan presiden Barcelona, Joan Laporta.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 10 Maret 2026, 20:15 WIB
Bertandang ke markas Dortmund, tim racikan pelatih Hansi Flick dating dengan rasa percaya diri tinggi. (Ina FASSBENDER/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, akhirnya angkat bicara terkait perseteruan panas antara mantan pelatih klub, Xavi Hernandez, dan presiden klub Joan Laporta menjelang pemilihan presiden Barcelona.

 

Advertisement

Ketika ditanya apakah Xavi salah karena melontarkan kritik kepada Laporta menjelang pemilihan presiden klub, Flick memilih untuk tidak memberikan penilaian.

“Itu adalah sesuatu yang harus dia katakan sendiri, bukan saya.”

Flick juga menyinggung hubungannya dengan direktur olahraga Barcelona, Deco, yang masa depannya di klub juga tengah menjadi sorotan.

“Hal pertama, kita harus menunggu. Sejak hari pertama saya bekerja dengan sangat nyaman bersama Deco dan Bojan Krkic. Kami tidak hanya menganalisis tim utama, tetapi juga pemain dari La Masia dan tim cadangan.”

“Kami berbicara ketika saya datang tentang Marc Casado, Marc Bernal, Gerard Martin. Kami memiliki ide yang sama. Kami semua bersatu dan sedang membangun tim untuk masa depan.”

Kini Flick lebih fokus mempersiapkan Barcelona untuk menghadapi Newcastle dalam dua leg pertandingan babak 16 besar Liga Champions, di mana klub Catalan berharap bisa melanjutkan catatan positif mereka saat menghadapi klub Inggris di fase tersebut.


Kritikan Xavi

Presiden Klub Barcelona, Joan Laporta berhasil meyakinkan Xavi Hernandez untuk menangani Barcelona setelah kesuksesannya membesut Al-Sadd di Liga Qatar dengan raihan deretan trofi domestik. (AFP/Lluis Gene)

Sebelumnya, Xavi melontarkan kritik tajam kepada Laporta dalam wawancara panjang bersama media Spanyol. Dalam wawancara tersebut, Xavi menuduh Laporta berbohong mengenai rencana klub untuk memulangkan Lionel Messi pada tahun 2023.

“Presiden berbohong tentang apa yang terjadi dengan Messi. Leo sebenarnya sudah hampir bergabung. Pada Januari 2023 saya menghubunginya setelah dia memenangkan Piala Dunia dan dia mengatakan sangat bersemangat untuk kembali. Kami berbicara sampai Maret dan saya mengatakan kepadanya: ‘Jika kamu memberi saya lampu hijau, saya akan memberi tahu presiden.’”

Xavi juga mengklaim bahwa proses tersebut sebenarnya sudah mendapatkan izin dari La Liga. Namun menurutnya, Laporta yang akhirnya membatalkan rencana tersebut.

“Kami sudah mendapatkan lampu hijau dari La Liga, tetapi Laporta menghentikan semuanya. Dia mengatakan kepada saya secara langsung bahwa jika Messi kembali, dia akan berperang melawannya dan tidak bisa mengizinkannya.”


Soal Lionel Messi

Lionel Messi menangis saat mengucapkan selamat tinggal kepada Barcelona. (AFP/Pau Barrena)

Legenda Barcelona itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mencoba menghubungi Messi kembali untuk membahas situasi tersebut, namun tidak mendapatkan respons.

“Saya mencoba berbicara dengan Leo dan dia tidak menjawab telepon. Saya kemudian berbicara dengan ayahnya, Jorge Messi, dan mengatakan bahwa saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Dia hanya menjawab, ‘Bicaralah dengan presiden’. Semuanya sebenarnya sudah siap, itu akan menjadi ‘tarian terakhirnya’, seperti Michael Jordan.”

Xavi bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak akan kembali ke Barcelona di masa depan.

“Saya tidak akan pernah kembali ke Barcelona. Saya sudah menyelesaikan peran saya sebagai pemain dan pelatih. Sekarang saya hanya ingin mengatakan kebenaran. Messi tidak kembali ke Barcelona karena Laporta tidak menginginkannya.”

 

Berita Terkait