Kemenangan Timnas Malaysia atas Vietnam Dianulir karena Kasus Pemain Ilegal, Kim Sang-sik Tambah Rekor Baru

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, mempertajam rekornya bersama The Golden Warriors selepas Malaysia terkena sanksi AFC.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 18 Maret 2026, 10:45 WIB
Kim Sang-sik, pelatih Timnas Vietnam dan staf pelatihnya seusai pertandingan. (Bola.com/VFF)

Bola.com, Jakarta - Kemenangan telak Timnas Malaysia atas Vietnam 4-0 pada Kualifikasi Piala Asia 2027, Juni tahun lalu, dibatalkan, dan Vietnam dianggap menang secara WO dengan skor 3-0.

Sanksi ini dijatuhkan karena kasus dokumen palsu pemain naturalisasi dari kubu Malaysia.

Advertisement

Tidak hanya berlaku saat menghadapi Vietnam, kemenangan Timnas Malaysia atas Nepal 2-0 pada Maret 2025 juga ikut dianulir.

Dua laga itu melibatkan tujuh pemain naturalisasi yang kemudian diketahui sama sekali tidak memiliki garis keturunan Malaysia.

Ketujuh pemain tersebut adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Keputusan AFC ini membuat Vietnam melesat ke peringkat pertama klasemen sementara Grup F. Tim berjuluk Golden Star Warriors itu membukukan 15 poin dari lima penampilan, dan dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi.


Berimbas pada Rekor Kim Sang-sik

Kim Sang-sik, pelatih Timnas Vietnam, mengawasi latihan timnya sebelum menghadapi Filipina di Piala AFF 2024.

Keputusan AFC berupa sanksi pembatalan kemenangan Timnas Malaysia ikut membantu pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, mempertahankan rekor tak terkalahkan yang ia pegang di Asia Tenggara. Pelatih asal Korea Selatan itu juga mencatatkan rekor pribadi.

Dalam hampir dua tahun memimpin Timnas Vietnam senior dan level U-23, Kim Sang-sik telah mencapai tingkat keberhasilan 100 persen di turnamen resmi Asia Tenggara.

Pencapaian itu antara lain memenangkan Piala AFF 2024, Piala AFF U-23, SEA Games edisi ke-33, semifinal Piala Asia U-23 2026, dan terkini meloloskan Vietnam ke Piala Asia 2027.

"Jika hanya mempertimbangkan pertandingan resmi, Kim Sang-sik hanya mengalami satu kekalahan melawan rival regional. Kekalahan itu adalah 0-4 di Stadion Bukit Jalil di Malaysia melawan tim tuan rumah pada leg pertama kualifikasi Piala Asia 2027. Namun, menurut keputusan disiplin Konfederasi Sepak Bola Asia, tim Vietnam dihitung menang 3-0 karena lawan menggunakan pemain yang tidak memenuhi syarat," tulis pemberitaan media Vietnam, Soha.

"Satu-satunya kekalahan tersebut diubah menjadi kemenangan, yang berarti, pelatih Kim Sang-sik 100% tak terkalahkan melawan lawan dari Asia Tenggara dalam pertandingan resmi. Di bawah Kim, Timnas Vietnam hanya mengalami satu kekalahan dari Thailand pada September 2024, tetapi itu hanya pertandingan persahabatan," lanjut pemberitaan tersebut.


Kiprah Kim Sang-sik

Selebrasi pelatihTimnas Vietnam U-23, Kim Sang-sik usai mengalahkan Timnas Uni Emirat Arab U-23 dalam laga semifinal Piala Asia U-23 2026 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Jumat (16/1/2026) malam WIB. (Dok. VFF)

Pelatih berusia 49 tahun itu membawa Vietnam tak terkalahkan di Piala AFF 2024, dengan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang (1-1 melawan Filipina di babak grup).

Dalam kualifikasi Piala Asia 2027, selain kekalahan dari Malaysia (yang kemudian diubah menjadi kemenangan 3-0), Vietnam mengalahkan Laos dalam dua pertadingan.

Di level junior, Vietnam U-23 di bawah bimbingan pelatih Kim Sang-sik, meraih rekor kemenangan sempurna dalam perjalanan mereka memenangkan Piala AFF U-23 dengan mengalahkan Indonesia di Jakarta.

Kemudian dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Dinh Bac dkk. juga menghadapi lawan regional, yakni Singapura U-23, dan menang 1-0 sebelum melaju ke semifinal.

Puncaknya ada di SEA Games Thailand, Desember 2025, ia dan pasukannya meraih rekor kemenangan sempurna untuk mengamankan medali emas.

Kim Sang-sik masih punya kesempatan melawan Malaysia pada laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 31 Maret mendatang.

Akan tetapi, Laga itu tak berpengaruh lagi bagi Vietnam yang sudah lolos, hanya Kim Sang-sik jelas ingin memperpanjang rekor tak terkalahkannya di Asia Tenggara.

 

Sumber: Soha

Berita Terkait