Bola.com, Bandung - Barcelona memilih tidak tergesa-gesa dalam menentukan masa depan Marcus Rashford. Penyerang Manchester United (MU) yang saat ini berstatus pinjaman itu mengalami penurunan performa dalam beberapa bulan terakhir, membuat manajemen Blaugrana berpikir dua kali sebelum mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Klub Catalunya itu memiliki opsi untuk mempermanenkan Marcus Rashford dengan biaya 26 juta pound. Angka itu secara luas dianggap sebagai harga yang murah melihat performanya musim ini.
Namun, Barcelona sadar banyak hal bisa berubah antara sekarang hingga Juni, meskipun Marcus Rashford sempat tampil impresif sejak tiba di Spanyol.
Pertanyaan pun muncul mengenai kapan, atau bahkan apakah, Barcelona akan benar-benar mengikat pemain berusia 28 tahun itu secara permanen.
Pernyataan Deco: 3 Bulan Waktu yang Lama
Direktur olahraga Barcelona, Deco, memberikan gambaran penting terkait pendekatan transfer klub menjelang bursa musim panas. Ia berbicara dalam podcast Que t'hi Jugues! pada hari pemilihan presiden Barcelona baru-baru ini.
Ketika ditanya potensi ketertarikan terhadap striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, Deco menegaskan situasi transfer bisa berubah dengan cepat. Ia mengatakan: "Julian Alvarez? Ada banyak ketidakpastian; tiga bulan adalah waktu yang lama."
Pernyataan itu memperjelas sikap Barcelona yang tidak ingin mengambil keputusan tergesa-gesa, termasuk dalam kasus Rashford. Klub tampaknya ingin mengevaluasi segala kemungkinan sebelum tenggat opsi pembelian berakhir.
Performa Menurun dan Risiko Cedera
Salah satu alasan utama Barcelona menunda keputusan adalah risiko yang bisa muncul dalam beberapa bulan ke depan. Cedera serius, misalnya, dapat secara drastis mengubah pandangan klub terhadap Rashford sebagai opsi jangka panjang.
Sejauh ini Rashford relatif bebas cedera selama membela Barcelona. Namun, situasi tersebut bisa berubah kapan saja. Selain itu, performanya juga mengalami penurunan dibandingkan awal kedatangannya di Camp Nou.
Rashford belum mencatatkan kontribusi gol langsung sejak 31 Januari, ketika ia mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas Elche. Padahal sebelumnya ia tampil sangat meyakinkan di bawah asuhan Hansi Flick.
Dalam periode dua bulan antara pertengahan September hingga pertengahan November, Rashford mencetak enam gol dan menyumbang tujuh assist, sebuah fase yang sangat produktif.
Namun, sejak pertengahan Desember hingga pertengahan Maret, meski sempat ada jeda musim dingin dua minggu, ia hanya mampu mencatatkan tiga gol dan satu assist.
Pertimbangan Finansial Jadi Faktor Penting
Dibandingkan dengan Julian Alvarez, Barcelona sudah mengetahui secara pasti biaya yang dibutuhkan untuk mengamankan Rashford secara permanen. Nilainya jauh lebih rendah dibandingkan potensi biaya transfer Alvarez.
Hal ini menjadi kabar baik bagi Barcelona yang saat ini belum mampu bersaing dengan klub-klub dengan pengeluaran terbesar di dunia sepak bola. Meski begitu, kehati-hatian tetap menjadi prioritas.
Dengan berbagai faktor yang masih bisa berubah, Barcelona tampaknya akan terus memantau perkembangan Rashford sebelum membuat keputusan akhir terkait masa depannya di Camp Nou.
Sumber: Express