MU Gagal Raih 3 Poin dari Bournemouth, Bruno Fernandes Kritik Tajam VAR

Kapten MU, Bruno Fernandes, sangat marah dengan keputusan VAR yang menolak penalti saat Amad Diallo didorong jatuh.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 21 Maret 2026, 08:15 WIB
Skuad Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes ke gawang Bournemouth di pekan ke-31 Liga Inggris 2025/2026 di Vitality Stadium, Sabtu (21/03/2026) dini hari WIB. (Andrew Matthews/PA via AP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) tidak mendapatkan penalti dalam laga di markas Bournemouth, tepat sebelum Ryan Christie menyamakan skor pada laga yang berakhir imbang 2-2 dalam pekan 31 Premier League 2025/2026, Sabtu (21/3/2026) dini hari WIB.

Kapten MU, Bruno Fernandes, sangat marah dengan keputusan VAR yang menolak penalti saat Amad Diallo didorong jatuh.

Advertisement

The Red Devils sempat memimpin 1-0 berkat eksekusi penalti Bruno Fernandes saat Amad didorong hingga terjatuh di dalam kotak terlarang.

Wasit Stuart Attwell meninjau pelanggaran dalam waktu lama tetapi akhirnya memutuskan melanjutkan permainan. Belum lama kemudian, Ryan Christie menyamakan kedudukan untuk tim tuan rumah.

Craig Pawson memeriksa tekel terhadap Amad melalui VAR dan menyarankan Attwell mempertahankan keputusannya, dan gol penyeimbang skor tetap diakui.


Kekesalan Bruno Fernandes Terhadap Konsistensi VAR

Selebarasi pemain Manchester United, Bruno Fernandes usai mencetak gol perdana untuk Setan Merah ke gawang Bournemouth pada pertandingan pekan ke-31 Liga Inggris 2025/2026 di Vitality Stadium, Sabtu (21/03/2026) dini hari WIB. (AFP/Glyn Kirk)

 

Setelah MU kembali memiliki keunggulan, mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Harry Maguire diusir dari lapangan.

Evanilson terjatuh akibat dorongan Maguire yang terlihat sangat mirip dengan pelanggaran yang Amad terima tapi tidak dianggap penalti.

Wasit langsung menunjuk titik putih dan Maguire mendapat kartu merah.

Bicara dengan Sky Sports usai pertandingan, Fernandes terlihat geram atas keputusan wasit. "Saya lebih kecewa daripada frustasi."

 


Standar Ganda

Duel udara yang terjadi pada pertandingan Bournemouth melawan Manchester United di Vitality Stadium, Sabtu (21/03/2026) dini hari WIB. (AFP/Glyn Kirk)

 

Sang kapten MU itu melanjutkan: "Kami harus menyelesaikan pertandingan dengan banyak penderitaan dan mencoba untuk tidak kebobolan."

"Frustrasi juga datang sedikit ketika kami bisa unggul 2-0 tetapi kami malah kebobolan gol, tidak mendapat penalti dan akhirnya kami mendapat penalti yang, lebih kurang, situasinya sama dengan Amad."

"Saya tahu sulit bagi wasit untuk memberikan dua penalti ke tim yang sama, tetapi apa yang tidak saya mengerti mengapa VAR tidak terlibat dalam situasi itu atau dalam situasi dengan Harry. Salah satu itu penalti atau keduanya bukan penalti."

"Amad mencapai titik di mana dia akan menembak dan dia didorong atau ditarik, saya tidak bisa melihat dengan pasti. Anda bisa melihat ada sesuatu yang membuatnya kehilangan keseimbangan."

"Sangat frustasi untuk pemain kecil karena mereka selalu bilang sangat ringan untuk pemain kecil tetapi ketika itu pemain besar mereka malah memberikan pelanggaran."

"Saya pikir itu penalti untuk Bournemouth, tetapi saya pikir itu penalti untuk Amad dan itu bisa mengubah pertandingan," lanjutnya.

Sumber: Manchester Evening News


Persaingan di Premier League

Berita Terkait